empty
 
 
id
Bantuan
Pembukaan akun instan
Platform Trading
Deposit/Penarikan

20.10.202612:02 Forex Analysis & Reviews: EUR/USD – Analisis dan Prediksi Harga: Penerapan Jam Malam Parsial di Prancis Menekan Euro

Relevan hingga 09:00 2026-10-21 UTC+00

Exchange Rates 20.10.2026 analysis

Pada hari Selasa, EUR/USD bertahan di atas level psikologis penting 1,1200. Namun, potensi berlanjutnya kenaikan euro tampaknya terbatas karena kerusuhan yang meluas di Prancis menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi keuangan publik negara tersebut.

Menurut BBC pada hari Senin, otoritas Prancis memberlakukan jam malam di sejumlah distrik di Paris dan kota-kota lain menyusul meluasnya kerusuhan dan penjarahan di seluruh negeri. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menyatakan bahwa pemerintah "sepenuhnya berkomitmen untuk memulihkan ketertiban umum," sambil tidak menutup kemungkinan pembatasan pergerakan yang "terlokalisasi dan parsial" di wilayah paling terdampak. Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa jam malam penuh yang mencakup seluruh kota tidak sedang dipertimbangkan.

Langkah-langkah yang telah diambil sejauh ini belum memberikan dukungan berarti bagi mata uang tunggal. Para pelaku pasar perlu memantau secara ketat perkembangan terkait risiko politik dan risiko fiskal di Prancis. Setiap eskalasi ketegangan lebih lanjut dapat menambah tekanan pada EUR/USD.

Selisih imbal hasil antara obligasi pemerintah Prancis dan obligasi pemerintah Jerman (Bunds), yang dianggap sebagai aset safe haven, melebar hingga 147 basis poin. Ini merupakan level tertinggi sejak krisis utang kedaulatan Eropa 2011–2012. Sebagai perbandingan, pada akhir September selisih tersebut sekitar 110 basis poin.

Sementara itu, di Amerika Serikat, pejabat Federal Reserve, Kevin Warsh, minggu lalu menyatakan keyakinannya terhadap ketahanan ekonomi AS, tetapi tidak menjelaskan apakah kenaikan suku bunga lanjutan akan diperlukan atau kapan hal itu mungkin terjadi. Menurut alat CME FedWatch, pasar futures memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Oktober. Probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan Desember diperkirakan sebesar 82,8%.

Risiko geopolitik juga turut berkontribusi terhadap sentimen pasar yang lebih berhati-hati. Secara khusus, ketegangan meningkat setelah pernyataan Presiden Zelenskyy bahwa Amerika Serikat menekan Ukraina, bukan Rusia, untuk membuat konsesi. Secara keseluruhan, faktor-faktor ini menciptakan kondisi eksternal yang makin tidak mendukung bagi euro.

Pidato Warsh, yang disampaikan dalam kapasitasnya sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve, memperoleh skor 5,6 dari 10 pada skala FXS Speechtracker. Angka ini sedikit di bawah rata-rata historisnya sebesar 6,1, yang mengindikasikan nada relatif tertahan dalam komentarnya meskipun ia memberikan penilaian positif terhadap pertumbuhan struktural dan meningkatnya aktivitas investasi. Ucapannya bahwa pelaku pasar "terlalu tertrauma oleh krisis keuangan global" menunjukkan kecenderungan para investor yang masih enggan untuk mengambil risiko.

Warsh juga menyatakan peningkatan investasi yang didukung oleh kebijakan ekonomi saat ini, tetapi menahan diri untuk tidak memberikan proyeksi mengenai keputusan The Fed pada Oktober dan Desember. Akibatnya, ara pelaku pasar di segmen dolar harus lebih banyak bergantung pada data makroekonomi yang masuk dan potensi keputusan kebijakan kunci yang mungkin diambil The Fed menjelang akhir tahun ini.

Penekanan Warsh pada peran kecerdasan buatan dalam membentuk permintaan, serta pada pengelolaan tail risks—peristiwa yang kemungkinannya kecil tetapi berpotensi sangat merusak—memberikan fokus jangka panjang pada pernyataannya dan menonjolkan perhatiannya terhadap stabilitas keuangan. Pada gilirannya, hal ini sedikit meredam sinyal hawkish jangka pendek dalam pidatonya.

Indeks Sentimen The Fed FXS tetap tinggi di 127,51 poin. Ini menunjukkan bahwa, terlepas dari penilaian yang sedikit lebih moderat terhadap pidato Warsh pada skala FXS Speechtracker, arah umum kebijakan moneter bank sentral AS tetap jelas hawkish. Bagi pasar valuta asing, kombinasi pembacaan Indeks Sentimen The Fed yang tinggi dan retorika yang tertahan dari pejabat bank sentral mengisyaratkan bahwa dolar masih mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa The Fed akan memantau inflasi dan stabilitas keuangan dengan ketat, bahkan tanpa panduan yang jelas mengenai kebijakan moneter untuk tahun 2026.

Dari sudut pandang teknikal, EUR/USD masih berada di bawah tekanan pada grafik harian. Hal ini ditunjukkan oleh osilator yang negatif dan fakta bahwa pasangan ini diperdagangkan di bawah semua moving average utama. Level psikologis 1,1200 berperan sebagai support. Di bawahnya terdapat level 1,1150 dan level terendah bulan Oktober. Breakout ke bawah level-level ini akan mempercepat penurunan menuju 1,1080.

Level resistance terdekat adalah EMA 14-hari dan SMA 20-hari, yang keduanya berada di dekat 1,1270. Breakout ke atas area ini akan memungkinkan kubu bull menguji kembali level tertinggi sebelumnya.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Irina Yanina,
Analytical expert of InstaSpot
© 2007-2026
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.