Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Hari ini, harga emas turun 0,4% menjadi $4.396,58 per ounce, tetapi masih mempertahankan sebagian besar kenaikan 1,5% dari dua sesi sebelumnya. Perak melemah 0,8% ke level $65,29, sementara platinum dan palladium juga ikut terkoreksi.
Faktor utama yang mendukung logam ini adalah berkurangnya ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan Federal Reserve. Setelah serangkaian data ekonomi AS yang lebih lemah, instrumen swap tidak lagi sepenuhnya memproyeksikan kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir tahun, sementara hanya seminggu lalu skenario tersebut dianggap hampir pasti. Pelemahan dolar secara otomatis membuat emas yang berdenominasi dolar menjadi lebih murah bagi sebagian besar pembeli.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun mencapai level tertinggi dalam hampir dua dekade, mencerminkan kekhawatiran para investor terkait peningkatan belanja pemerintah, derasnya penerbitan obligasi jangka panjang, dan inflasi. Hal ini menciptakan kondisi yang tidak lazim, tetapi berpotensi mendukung bagi emas, karena para investor memandang logam ini sebagai lindung nilai terhadap meningkatnya beban utang pemerintah. Biasanya, kenaikan imbal hasil menekan harga emas melalui biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil; namun, ketika penyebabnya adalah keraguan atas keberlanjutan kondisi fiskal pemerintah, emas justru diuntungkan sebagai aset safe haven.
Kendati demikian, risiko pengetatan kebijakan moneter, yang secara tradisional berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, belum sepenuhnya hilang karena prospek di Timur Tengah masih belum jelas. Di tengah memanasnya kembali konflik di Lebanon, Presiden Trump menyatakan bahwa ia tidak tertarik untuk memperpanjang gencatan senjata sementara dengan Iran yang ditandatangani pada bulan Juni. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz masih berlanjut, dan jalur pelayaran utama ini terus beroperasi secara terputus-putus akibat serangan terhadap kapal-kapal.
Dua agenda mendatang akan menjadi kunci bagi para pelaku pasar. Pada hari Rabu, risalah rapat FOMC bulan Juli akan dirilis, yang diperkirakan dapat memperjelas arah kebijakan suku bunga ke depan serta seberapa dalam perbedaan pandangan di dalam komite, di mana tiga anggotanya mendorong kenaikan segera. Akhir bulan ini, perhatian besar juga akan tertuju pada pidato Ketua Kevin Warsh di simposium tahunan FOMC di Jackson Hole, di mana kepala baru bank sentral tersebut akan menyampaikan pidato pertamanya dalam kapasitas ini.
Melihat kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $4.432. Jika level ini ditembus, target berikutnya berada di $4.481, yang akan cukup sulit untuk ditembus ke atas. Target terjauh berada di sekitar $4.546. Dalam skenario penurunan, pihak penjual akan berupaya mengambil alih kendali di $4.372. Jika berhasil, penembusan rentang ini akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish dan mendorong harga emas turun ke level terendah $4.304, dengan potensi berlanjut hingga $4.249.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.