empty
 
 
id
Bantuan
Pembukaan akun instan
Platform Trading
Deposit/Penarikan

18.08.202600:49 Forex Analysis & Reviews: EUR/USD: Dolar Melemah dan Risiko di Eropa — Siapa yang Akan Unggul?

Relevan hingga 10:00 2026-08-22 UTC--4

Awal mingg uyang baru di pasar valuta asing ditandai dengan bertahannya euro di dekat level tertinggi dalam dua bulan. Pemicu utamanya tetap pelemahan dolar AS di tengah data makroekonomi yang mengecewakan; namun, perekonomian Eropa juga menghadapi serangkaian tantangan yang dapat membatasi kenaikan EUR/USD.

Data terbaru memberikan gambaran yang beragam. Di satu sisi, ekonomi zona euro menunjukkan tanda-tanda kebangkitan—PDB untuk kuartal kedua melampaui ekspektasi, dengan pertumbuhan 0,4% secara kuartalan dan 1,0% secara tahunan. Pada saat yang sama, aktivitas bisnis meningkat pada bulan Juli (PMI gabungan direvisi menjadi 52,0), dan indeks sentimen ekonomi naik ke 96,9, menandai bulan ketiga berturut-turut terjadinya perbaikan.

Exchange Rates 18.08.2026 analysis

Namun, perekonomian zona euro tetap sangat rentan terhadap guncangan eksternal, dan pada bulan Agustus tekanan terhadapnya meningkat di beberapa bidang. Hal ini mencakup gelombang panas ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya serta meningkatnya tekanan inflasi, yang terus melemahkan daya beli rumah tangga.

Blokade atau gangguan serius terhadap pengapalan di Selat Hormuz bisa dibilang merupakan skenario paling berbahaya bagi perekonomian Eropa, yang merupakan importir bersih energi. Menurut sebuah studi ECB, lonjakan harga minyak yang dipicu oleh faktor geopolitik dapat mengurangi pertumbuhan PDB zona euro sebesar 0,4% pada tahun pertama setelah guncangan tersebut. Jika konflik juga berdampak pada pasar gas, konsekuensinya akan jauh lebih parah.

Jika eskalasi situasi di selat tersebut meningkat, perekonomian Eropa akan menghadapi gelombang baru tekanan stagflasi, yang akan menjadi faktor sangat negatif bagi euro.

ECB menghadapi dilema—tingginya inflasi yang masih bertahan menuntut pengetatan kebijakan, sementara tanda-tanda perlambatan pertumbuhan dan risiko geopolitik menuntut kehati-hatian. Kenaikan suku bunga pada bulan September dipandang hampir pasti, dan kenaikan kedua pada 2026 juga cukup mungkin terjadi. Beberapa bank, seperti UBS, memperkirakan dua kali kenaikan masing-masing sebesar 25 basis poin sebelum September.

Data yang lemah dari AS menguntungkan euro; namun, masalah struktural dalam perekonomian Eropa dan ketergantungannya pada impor energi menimbulkan risiko yang signifikan.

Posisi net short dalam euro sedikit berubah selama minggu pelaporan menjadi -$8,52 miliar, dengan harga kalkulasi berada di atas rata-rata jangka panjang, yang mengindikasikan pergerakan naik lebih mungkin terjadi dibandingkan pergerakan turun.

Exchange Rates 18.08.2026 analysis

Pasangan EUR/USD sedang berkonsolidasi setelah menguat sebagai respons terhadap data pasar tenaga kerja AS yang lemah. Pada grafik harian, harga telah menetap di atas moving average 100 hari, yang merupakan sinyal positif. Skenario utama mengisyaratkan upaya untuk menembus resistance di 1,1600 dan menguji area 1,1625/30. Namun, tetap ada risiko penurunan; setiap berita negatif terkait situasi di Selat Hormuz, kenaikan harga energi, atau perburukan data ekonomi dari zona euro dapat memicu koreksi menurun menuju level support 1,1480/1,1500.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Kuvat Raharjo,
Analytical expert of InstaSpot
© 2007-2026
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.