empty
 
 
id
Bantuan
Pembukaan akun instan
Platform Trading
Deposit/Penarikan

25.05.202611:35 Forex Analysis & Reviews: Pasar saham pada 25 Mei: S&P 500, NASDAQ di ketinggian terbaru sepanjang masa

Relevan hingga 02:00 2026-05-26 UTC--4

Pada hari Jumat lalu, indeks saham ditutup lebih tinggi. S&P 500 naik 0,37%, Nasdaq 100 menguat 0,19%, dan Dow Jones Industrial Average melonjak 0,58%.

Pasar memulai hari Senin dengan optimisme yang hati‑hati. Indeks saham global menguat, minyak turun lebih dari 5%, dan dolar melemah—semua sebagai reaksi atas laporan bahwa AS dan Iran telah mendekati kesepakatan terkait Selat Hormuz.

Exchange Rates 25.05.2026 analysis

Indeks MSCI All Country World naik 0,3%, mendekati tertinggi bulan ini. Nikkei Jepang melonjak sekitar 3% ke level rekor, dengan saham teknologi kembali memimpin. Futures S&P 500 naik sekitar 1%. Brent turun di bawah $98/barel, terendah dalam lebih dari dua minggu.

Situasinya singkat: Washington Post melaporkan bahwa AS dan Iran telah menyusun kerangka memorandum pemahaman yang akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari sambil membersihkan ranjau dan membuka kembali Selat Hormuz. Pembicaraan paralel dilaporkan berlangsung terkait file nuklir dan pencairan aset Iran. Sudah ada tanda‑tanda mencair: 33 kapal, termasuk tanker minyak dan kapal kontainer, melintasi selat dalam 24 jam terakhir dengan izin dari Angkatan Laut IRGC.

Menjual minyak berdasarkan tajuk ini tetap berisiko. Kantor berita Iran memperingatkan bahwa draf kesepakatan bisa runtuh karena perselisihan soal pencairan aset. Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak akan memaksakan kesepakatan, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio berkomentar bahwa dia mengharapkan kabar lebih banyak Minggu malam namun memperingatkan agar tidak menafsirkan laporan awal secara berlebihan.

Banyak pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang tercapainya kesepakatan sekitar 50/50—optimis namun jauh dari pasti. ANZ memperingatkan bahwa volatilitas pasar minyak bisa bertahan bahkan dengan dibukanya kembali selat secara parsial.

Logika pasar sederhana: harga minyak yang lebih rendah meredakan tekanan inflasi, mengurangi kebutuhan kenaikan suku bunga—kabar positif bagi saham, obligasi, dan emas. Data belanja konsumen AS minggu ini serta angka inflasi Eropa akan memberi tahu pasar apakah kemajuan diplomatik mengubah gambaran inflasi cukup cepat sehingga The Fed di bawah ketua baru Kevin Warsh mempertimbangkan jeda. Trader sudah memasukkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun, dan data ini akan menentukan apakah skenario itu masih masuk akal.

Exchange Rates 25.05.2026 analysis

Secara teknikal, analisis S&P 500 menunjukkan bahwa tugas segera bagi pembeli adalah menembus level resistance $7.547. Jika terlaksana, itu akan mengonfirmasi kenaikan lebih lanjut dan membuka jalan ke $7.574. Mempertahankan kendali di atas $7.607 akan semakin mengokohkan posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli perlu mempertahankan area $7.518. Penutupan di bawah level itu kemungkinan akan mendorong indeks kembali ke $7.494 dan membuka jalan ke $7.474.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Jakub Novak,
Analytical expert of InstaSpot
© 2007-2026
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.