Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Bagaimana mungkin S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru di tengah gencatan senjata rapuh di Timur Tengah? Semakin lama Selat Hormuz tetap ditutup, semakin tinggi harga minyak — dan semakin besar risiko stagflasi, sebuah kondisi yang sangat merugikan bagi pasar saham. Lalu mengapa indeks saham yang luas ini justru naik? Sebenarnya, para investor sedang mengajukan pertanyaan yang keliru.
Sejak pecahnya konflik di Timur Tengah, 118 saham dalam S&P 500 telah memasuki wilayah koreksi — turun 10% atau lebih. Itu termasuk perusahaan-perusahaan yang terekspos pada harga komoditas, baik energi maupun aluminium. Sebaliknya, 82 saham naik 10% atau lebih, dan sebagian besar terkait dengan artificial intelligence. Jika Magnificent Seven dikeluarkan dari kapitalisasi pasar indeks tersebut, nilai indeks secara keseluruhan justru akan turun.
Kinerja indeks saham AS
Versi equal-weighted dari S&P 500 bergerak kurang lebih sepelan MSCI global ex-US. Namun, dalam istilah absolut, indeks broad tersebut telah naik sekitar 4% sejak konflik dimulai, dan Nasdaq Composite menguat sekitar 8%.
Dengan demikian, kekhususan pasar AS merupakan hasil dari segelintir perusahaan yang terkait dengan AI. Pertanyaan yang relevan adalah apakah sedang terbentuk bubble AI — bukan mengapa ekuitas naik selama gencatan senjata yang rapuh.
Bank of America memperingatkan bahwa risiko bubble bersifat material. Kita melihat pola yang menggemakan krisis dot-com. Nasdaq 100 telah naik dalam 14 dari 16 hari perdagangan terakhir bersamaan dengan peningkatan realized volatility — sebuah anomali. Volatilitas biasanya turun selama pasar bullish.
Dinamika forward P/E
Belakangan ini para investor menerima penurunan tajam valuasi fundamental di sektor teknologi, termasuk penurunan forward P/E, bersamaan dengan kinerja laba perusahaan yang mengesankan. Panduan laba dan pendapatan yang sangat kuat dari Intel, misalnya, tidak hanya mendorong kenaikan harga sahamnya sebesar 24% tetapi juga ikut mengangkat seluruh pasar.
Pekan menjelang 1 Mei akan menjadi periode yang menentukan. Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta Platforms akan melaporkan kinerja mereka. Secara keseluruhan, nilai perusahaan-perusahaan ini sekitar $16 triliun, kira-kira seperempat dari kapitalisasi pasar S&P 500. Jika kinerja raksasa teknologi tersebut tidak mampu membenarkan rekor tertinggi indeks, pasar berpotensi menghadapi gelombang aksi jual.
Secara teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa S&P 500 telah menembus zona konsolidasi dan menguat di atas nilai wajar di 7.110, yang kini menjadi level support kunci. Breakout yang meyakinkan di atas pivot di 7.165 akan meningkatkan probabilitas kelanjutan rally dan dapat membenarkan penambahan posisi beli yang sudah ada pada indeks yang luas ini.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.