empty
 
 
id
Bantuan
Pembukaan akun instan
Platform Trading
Deposit/Penarikan

07.04.202612:14 Forex Analysis & Reviews: DXY. Proyeksi. Perang dengan Iran Tidak Akan Menyelamatkan Dolar AS

Relevan hingga 05:00 2026-04-09 UTC--4

Exchange Rates 07.04.2026 analysis

Dolar AS tetap tangguh dan terus menjadi instrumen utama bagi para investor di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Perannya yang tradisional sebagai "safe haven" mendukung permintaan, tetapi masalah struktural, khususnya twin deficits AS (defisit anggaran dan neraca berjalan), masih membayangi mata uang ini sebagai risiko jangka panjang.

Saat ini, dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi Maret, yang merupakan level tertinggi sejak awal tahun, didukung oleh kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi di tengah konflik di Iran dan data makroekonomi AS yang stabil. Inflasi yang tinggi dan sikap hati-hati Federal Reserve, yang tidak terburu-buru memangkas suku bunga, memberikan dukungan jangka pendek bagi mata uang AS. Meski demikian, faktor-faktor ini kecil kemungkinan dapat menutup kerentanan fundamental untuk waktu yang lama. Seiring meredanya ketegangan geopolitik dan turunnya risk premium, pasar memperkirakan dolar akan kembali ke tren pelemahan menjelang akhir tahun.

Exchange Rates 07.04.2026 analysis

Isu twin deficit secara bertahap mulai menjadi sorotan utama. Amerika Serikat menghadapi dua kesenjangan secara bersamaan, fiskal dan perdagangan, yang secara tradisional menekan mata uangnya. Menurut Departemen Keuangan AS, defisit anggaran untuk tahun fiskal berjalan telah melampaui $1 triliun, sementara total utang nasional telah menembus $38 triliun, yang setara dengan rasio utang terhadap PDB lebih dari 120%. Kenaikan pembayaran bunga atas utang pemerintah mengurangi fleksibilitas fiskal dan membatasi kemampuan untuk berinvestasi secara produktif, sehingga meningkatkan risiko melemahnya independensi kebijakan moneter.

Exchange Rates 07.04.2026 analysis

Pada saat yang sama, AS tetap sangat bergantung pada pembiayaan eksternal: sekitar seperempat Treasury bills dipegang oleh investor asing, dengan Tiongkok dan Jepang sebagai pemegang terbesar (menurut laporan Parlemen Eropa tentang utang AS). Meskipun Washington tidak menghadapi krisis likuiditas, menjaga kepercayaan investor internasional menjadi syarat utama bagi stabilitas.

Saat ini, dolar sebagian besar mempertahankan posisinya karena belum adanya alternatif nyata sebagai mata uang cadangan dunia dan sikap Federal Reserve yang relatif hawkish. Namun, jika konflik di Timur Tengah mereda, fokus pasar akan bergeser dari risiko jangka pendek ke ketidakseimbangan fundamental. Dalam kondisi tersebut, memburuknya posisi fiskal dan potensi percepatan pemangkasan suku bunga dapat memicu koreksi yang nyata pada dolar, mengembalikannya ke tren menurun setelah periode penguatan relatif.

Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak pergerakan dolar terhadap sekelompok mata uang, telah berfluktuasi dalam kisaran yang sudah dikenal selama lima minggu terakhir dan belum menunjukkan keyakinan bullish. Breakout dan konsolidasi di bawah simple moving average 200-mingguan pada April 2025—untuk pertama kalinya sejak November 2021—mendukung prospek bearish jangka panjang. Pada grafik harian, oscillator masih positif. Indeks ini diperdagangkan di atas moving average kunci, sehingga dalam jangka pendek harga belum siap untuk penurunan yang signifikan.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Irina Yanina,
Analytical expert of InstaSpot
© 2007-2026
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.