Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Harga emas kembali melanjutkan penurunannya setelah pemulihan moderat selama dua hari, seiring para trader mengevaluasi ulang pernyataan yang saling bertentangan dari Amerika Serikat dan Iran terkait negosiasi damai di Timur Tengah.
Kemarin, nilai emas tetap berada di sekitar $4500 per ounce sampai pihak Gedung Putih mengumumkan bahwa perundingan dengan Iran berlangsung positif dan telah menyiapkan usulan perdamaian yang terdiri dari 15 poin. Namun, Teheran secara jelas menolak tawaran dari AS untuk menyelesaikan konflik tersebut dan mengusulkan syarat mereka sendiri, yang dengan cepat kembali menekan harga emas.
Mengapa harga emas mengalami penurunan justru ketika ancaman konflik militer meningkat? Jawabannya cukup jelas: lonjakan besar pada harga energi yang kemungkinan akan terus berlanjut, karena meskipun upaya diplomasi masih berlangsung, AS telah mengerahkan ribuan tentara ke wilayah tersebut untuk kemungkinan serangan darat. Ini menyebabkan tekanan inflasi global meningkat secara signifikan dan memaksa bank-bank sentral, termasuk The Fed, untuk menaikkan suku bunga secara agresif. Tingginya suku bunga selalu memberi dampak negatif pada harga emas karena membuatnya kurang menarik sebagai aset.
Sejak dimulainya perang, yang telah berjalan hampir sebulan, harga emas telah turun hampir 15%, biasanya bergerak sejalan dengan bursa saham dan berlawanan arah dengan harga minyak. Lonjakan signifikan pada harga energi meningkatkan risiko inflasi dan mendorong investor untuk berspekulasi bahwa bank-bank sentral akan mempertahankan suku bunga atau bahkan meningkatkannya. Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, hal ini menjadi penghalang bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Harapan akan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve mungkin terhambat oleh ancaman penurunan ekonomi AS akibat peperangan yang berkepanjangan. Banyak ekonom telah menyesuaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini menjadi lebih rendah, sambil meningkatkan proyeksi inflasi dan tingkat pengangguran, sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya resesi.
Berdasarkan informasi yang ada, sekitar 85 ton emas telah dibeli dari exchange-traded funds sejak dimulainya perang. Bahkan dengan harga $4500 per ounce, masih ada 83 ton lainnya yang belum memberikan keuntungan dan oleh karena itu rentan terhadap aktivitas likuidasi.
Untuk kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu merebut kembali level resistance terdekat di $4481. Hal ini akan membuka peluang untuk menargetkan $4531, di atas level ini pergerakan naik akan cukup sulit untuk menembus. Target terjauh diperkirakan berada di sekitar $4591. Jika harga emas terkoreksi turun, pihak bearish akan berupaya menguasai level $4432. Jika upaya ini berhasil, penembusan kisaran tersebut akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish dan dapat menekan harga emas turun ke level rendah $4372, dengan potensi lanjut melemah menuju $4304.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.