Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Harga emas mengalami penurunan harian untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perang di Timur Tengah dan dampaknya terhadap inflasi serta pertumbuhan ekonomi global.
Kemarin, harga emas mengalami penurunan sebesar 2,3% dalam sesi perdagangan yang kembali tidak stabil, sempat merosot hingga $4. 100 sebelum akhirnya pulih ke level sekitar $4. 500. Faktor utama yang menyebabkan penurunan ini adalah kemungkinan kenaikan suku bunga yang tajam oleh Federal Reserve. Penundaan serangan AS terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari oleh Presiden Donald Trump sempat memberikan sedikit angin segar bagi harga emas, tetapi tak lama kemudian, beberapa pejabat Iran menyatakan bahwa negosiasi tidak mungkin terjadi.
Walaupun penundaan tindakan militer di Iran sempat meredakan ketegangan, penolakan untuk melakukan negosiasi oleh para pejabat Iran justru menambah ketegangan dalam situasi yang sudah tegang. Ini menunjukkan betapa rentannya kondisi terkini dan risiko eskalasi lebih lanjut, yang bisa jadi terus menekan harga emas.
Sangat penting untuk diingat bahwa pergerakan harga emas saat ini dapat menjadi indikasi adanya perubahan yang lebih signifikan. Gabungan dari harapan inflasi, ketidakpastian geopolitik, serta kebijakan dari The Fed menciptakan situasi yang kompleks, di mana emas bisa mengalami pertumbuhan besar atau malah mengalami penurunan. Banyak analis sependapat bahwa lonjakan harga energi akibat konflik telah meningkatkan risiko inflasi dan mendorong para investor untuk keluar dari posisi mereka di emas yang lebih likuid dan menguntungkan, untuk beralih ke aset lain.
Meski ada penundaan lima hari yang diumumkan oleh Trump, hasil dari setiap kemungkinan negosiasi serta kelanjutan pergerakan kapal di Selat Hormuz masih belum jelas. Bahkan pemulihan infrastruktur energi yang telah rusak sebelumnya juga akan membutuhkan waktu. Ini berarti ancaman inflasi masih memberi tekanan pada harga emas, bersamaan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan bank sentral lainnya—faktor yang menjadi penghalang bagi kenaikan logam mulia yang tidak memberikan keuntungan ini.
Melihat kondisi teknikal emas saat ini, buyer perlu merebut kembali level resistance terdekat di $4.432. Jika level ini berhasil ditembus, target berikutnya berada di $4.481, dan menembus area di atasnya akan menjadi tantangan yang cukup sulit. Target terjauh diperkirakan berada di sekitar $4.531. Jika harga emas mengalami penurunan, seller akan berupaya mengambil alih kendali di $4.372. Jika level ini berhasil ditembus, hal tersebut akan menjadi pukulan serius bagi posisi bull dan berpotensi mendorong emas turun hingga ke level rendah $4.304, dengan kemungkinan pelemahan lanjutan menuju $4.249.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.