Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Struktur gelombang pada grafik 4 jam EUR/USD menjadi semakin kompleks. Belum ada alasan untuk membatalkan segmen tren naik (grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu. Sebaliknya, kita telah melihat terbentuknya struktur korektif A-B-C yang lengkap, yang mungkin sudah selesai. Namun, perkembangan terbaru terkait Federal Reserve dan kebijakannya kembali memengaruhi struktur gelombang saat ini dan membuatnya makin kompleks. Perlu diingat bahwa latar belakang berita dan struktur gelombang sering kali saling bertentangan, sehingga penyesuaian menjadi perlu.
Struktur gelombang kini telah berubah menjadi lebih rumit. Gelombang C mengambil bentuk tiga gelombang, sementara gelombang berikutnya diidentifikasi sebagai gelombang D. Seluruh segmen tren yang dimulai pada 27 Januari mungkin telah mengambil bentuk struktur korektif lima gelombang A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, gelombang D sudah selesai, dan pada 21 Agustus EUR/USD memasuki fase pembentukan gelombang E, yang titik terendahnya seharusnya berada di bawah titik terendah gelombang C di 1,1325. Jarak yang tersisa bagi pasangan ini untuk mencapai level tersebut sudah sangat kecil; di bawah level itu, gelombang E yang diasumsikan dapat menyelesaikan pembentukannya kapan saja.
Tidak ada berita, tetapi para trader tidak merasa bosan.
Pasangan EUR/USD turun 20 poin selama sesi perdagangan hari Senin. Rentang pergerakannya sempit, namun bahkan tanpa adanya berita penting, pasar tetap melanjutkan pembelian mata uang AS. Kenaikan 20 poin bukanlah hal besar bagi dolar, namun jika kenaikan terjadi setiap hari, total pergerakannya menjadi signifikan. Secara umum, pelaku pasar saat ini tidak melihat alasan untuk menghentikan pembelian dolar AS. Dolar terus menguat, dan alasan penguatannya seakan tidak terlalu penting. Selama masih bisa meraih profit dari penguatan tersebut, detail alasan kenaikannya menjadi kurang diperhatikan. Menurut saya, pergerakan pasar seperti ini bukan kondisi terbaik bagi trader karena membuat arah berikutnya sama sekali tidak jelas. Mata uang AS sudah menguat hampir satu bulan, dengan koreksi yang sangat jarang terjadi dan didukung oleh faktor-faktor fundamental yang sangat ambigu. Namun, sampai kapan dolar bisa terus menguat jika dukungan dari sisi berita sangat kontradiktif? Mustahil para trader hanya membeli dolar semata-mata karena mata uang ini sudah naik selama sebulan!
Pada dasarnya, saat ini kita hanya bisa sangat mengandalkan struktur gelombang pada timeframe yang lebih tinggi. Karena pasar memutuskan untuk membentuk satu lagi gelombang turun global, maka titik terendahnya harus berada di bawah titik terendah gelombang sebelumnya, yaitu C. Konsekuensinya, harga harus turun di bawah 1,1325. Namun setelah itu, pembentukan gelombang E bisa berakhir kapan saja jika tidak muncul alasan kuat baru bagi pasar untuk terus membeli dolar AS. Apa saja yang bisa menjadi alasan tersebut? Perang baru, berkobarnya kembali konflik di Timur Tengah, kekalahan Partai Republik dalam pemilihan kongres, atau sikap Federal Reserve yang bahkan lebih hawkish terhadap kebijakan moneter. Saya tidak bisa mengatakan bahwa peristiwa-peristiwa di atas mustahil terjadi, tetapi untuk saat ini kemungkinannya tergolong rendah. Di area 1,1200–1,1300, saya akan mengantisipasi berakhirnya gelombang E.
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih bergerak dalam kerangka segmen tren korektif global A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, penurunan kurs akan berlanjut menuju target di bawah titik terendah gelombang C di 1,1325. Awalnya saya menganggap skenario ini sebagai skenario alternatif, dan jika bukan karena pertemuan Federal Reserve, skenario tersebut akan tetap menjadi skenario cadangan. Namun, The Fed memberikan kejutan dan tidak menyisakan pilihan lain bagi pasar selain memulai satu lagi gelombang pembelian dolar AS. Meski demikian, pembelian tersebut sudah berlangsung beberapa minggu, padahal tidak ada faktor pendukung baru bagi dolar. Saya tidak akan membuka posisi jual dalam kondisi berita seperti ini; sebaliknya, saya akan bersiap untuk pembalikan arah.
Pada timeframe yang lebih tinggi, terlihat segmen tren turun yang berbentuk A-B-C-D-E. Konsekuensinya, EUR/USD dapat melanjutkan penurunan di bawah titik terendah gelombang C, sementara struktur internal gelombang E sendiri bisa mengambil bentuk impuls lima gelombang.
Prinsip utama analisis saya:
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.