Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Emas memasuki fase konsolidasi setelah rally lima hari, turun 0,3% menjadi $4644,49 per ounce dan mundur dari level tertinggi tiga bulan yang dicapai pada hari sebelumnya. Perak, sebaliknya, naik 0,7% menjadi $69,11, dan baik platinum maupun paladium juga menguat.
Sifat rally ini tetap secara fundamental berbeda dari pergerakan tipikal yang didorong oleh ekspektasi suku bunga. Upaya terbaru untuk mengendalikan biaya pelayanan utang pemerintah AS telah menghidupkan kembali minat pada apa yang disebut devaluation trade, jenis trade serupa yang mendorong rally emas mencatat rekor tahun lalu ketika para investor berbondong-bondong masuk ke logam mulia tersebut, menghindari utang negara dan mata uang sambil melindungi diri dari defisit anggaran yang tak terkendali.
Sinyal teknikal dan positional mengonfirmasi luasnya partisipasi para investor. Rebound yang mencolok dalam beberapa minggu terakhir telah mendorong harga logam ini menembus moving average 200 hari, yang sering dianggap sebagai indikator momentum penting. Namun, emas belum mampu bertahan secara konsisten di atas $4656. Hanya kelanjutan perdagangan di atas kisaran ini yang akan membuka ruang bagi kelanjutan rally.
Kendati demikian, kehati-hatian tetap diperlukan. Meskipun logam mulia merasa nyaman di kisaran yang lebih tinggi ini, kenaikan harga energi dan risiko kenaikan suku bunga yang terus berlanjut menjadi hambatan serius bagi kelanjutan tren naik.
Perlu diingat bahwa hari Selasa membawa sejumlah faktor yang meredakan kekhawatiran inflasi sekaligus melemahkan argumen mendukung emas. Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun lima hingga tujuh basis poin di seluruh tenor, dan harga minyak terus melemah karena optimisme terkait deeskalasi di Timur Tengah.
Peristiwa utama minggu ini tetap pidato besar pertama Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve pada simposium di Jackson Hole pada hari Jumat. Para investor akan mencari petunjuk mengenai pendekatan bank sentral terhadap inflasi. Bagi Warsh, ini merupakan kesempatan untuk menanggapi kritik bahwa ia belum transparan dalam menyampaikan pandangannya mengenai perekonomian.
Untuk gambaran teknikal emas saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $4.656. Hal ini akan membuka peluang untuk menargetkan level $4.708, yang akan cukup menantang untuk ditembus ke atas. Target terjauh berada di sekitar $4.738. Jika terbentuk penurunan, penjual akan berupaya mengambil kendali di $4.607. Jika berhasil, breakout ke bawah kisaran ini akan menjadi pukulan serius bagi posisi beli, mendorong harga emas turun ke level terendah $4.546 dan berpotensi mencapai $4.481.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.