Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Kemarin, indeks saham AS ditutup bervariasi. S&P 500 turun 0,26%, dan Nasdaq 100 melemah 0,41%. Dow Jones Industrial Average naik 0,41%.
Pasar kembali berada di bawah tekanan, turun untuk keempat kalinya dalam lima hari. Indeks MSCI Asia Pacific melemah 1,6%, dan KOSPI Korea Selatan anjlok lebih dari 4%. Kontrak berjangka indeks AS turun sekitar 0,2% hari ini setelah sesi yang bergejolak di Wall Street pada hari Selasa. Emas merosot sekitar 2%, turun di bawah $4.200/oz. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik dua basis poin menjadi 4,53%. Imbal hasil obligasi dua tahun berada di level tertingginya dalam lebih dari satu tahun.
Fokus pasar tertuju pada rilis data CPI AS untuk bulan Mei malam ini. Konsensus memperkirakan CPI utama naik 4,2% secara tahunan (yoy) (vs. 3,8% di April). Inflasi inti diperkirakan berada di 2,9% vs. 2,8% sebulan sebelumnya. Bagi Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, yang akan memimpin rapat FOMC pertamanya pada 16–17 Juni, angka CPI ini akan menjadi ujian kebijakan serius pertama. Jika data keluar di atas ekspektasi, akan sangat sulit meyakinkan pasar bahwa pemangkasan suku bunga masih mungkin terjadi.
Pasar obligasi sudah menarik kesimpulannya sendiri. Pelaku pasar aktif membangun posisi untuk beberapa kenaikan suku bunga Fed dalam beberapa bulan mendatang; sebagian bahkan memperkirakan langkah pertama secepat September. National Australia Bank kemarin menyatakan bahwa FOMC kemungkinan akan menghapus pernyataan yang mengisyaratkan pelonggaran pekan depan, dan Warsh berisiko mengambil sikap yang lebih hawkish dari yang diantisipasi pasar. Semakin lama perekonomian bertahan kuat di tengah kenaikan inflasi, semakin besar tekanan pada Fed untuk bertindak.
Faktor geopolitik turut menambah kegelisahan. AS melancarkan serangan udara baru terhadap Iran setelah sebuah helikopter militer Amerika ditembak jatuh. Harga minyak hampir tidak bereaksi — Brent hanya menghapus sebagian pelemahan Selasa dan ditutup mendekati $92. Namun, Selat Hormuz tetap secara de facto diblokade, dan pembicaraan masih menemui jalan buntu. Bagi Fed, ini berarti guncangan harga energi tidak akan hilang dalam beberapa bulan mendatang, sehingga ruang untuk jeda kebijakan makin menyempit dengan setiap perkembangan baru.
Secara teknikal, analisis S&P 500 menunjukkan bahwa tugas utama pembeli hari ini adalah menembus level resistance di $7.355. Jika berhasil, ini akan mengonfirmasi potensi kenaikan dan membuka jalan menuju $7.381. Mempertahankan kendali di atas $7.404 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli perlu mempertahankan level $7.339. Penembusan di bawah level tersebut kemungkinan akan mendorong indeks kembali ke $7.319 dan membuka jalan menuju $7.300.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.