Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pada awal sesi Eropa pada hari Senin, harga emas (XAU/USD) terus berfluktuasi di bawah batas atas rentang yang terbentuk sekitar seminggu lalu. Perkembangan akhir pekan memperkuat ekspektasi kemungkinan kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, yang melemahkan dolar AS dan mendukung harga emas. Namun demikian, masih terdapat perbedaan signifikan antara pihak‑pihak terkait mengenai isu‑isu kunci. Dikombinasikan dengan ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang lebih agresif (hawkish), hal ini membatasi pelemahan dolar dan menahan kenaikan lebih lanjut pada aset yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Larut malam Sabtu, Axios—mengutip seorang perwakilan pemerintahan AS—melaporkan bahwa Washington dan Teheran telah semakin mendekati kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, selama periode itu pelayaran melalui Selat Hormuz diperkirakan akan dilanjutkan. Selain itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa parameter kunci dari kesepakatan damai pada dasarnya sudah banyak difinalkan. Hal ini meningkatkan selera risiko investor, sementara penurunan harga minyak berikutnya melemahkan ekspektasi inflasi dan menyebabkan penurunan imbal hasil Treasury AS yang signifikan di tengah kondisi likuiditas yang menurun—karena beberapa pasar global masih ditutup untuk hari libur. Akibatnya, dolar AS mendapat tekanan tambahan.
Pada saat yang sama, Trump menginstruksikan perwakilannya agar tidak mempercepat proses negosiasi, menekankan bahwa blokade angkatan laut di pelabuhan‑pelabuhan Iran akan tetap diberlakukan sampai ada perjanjian yang sah secara hukum. Selain itu, perselisihan yang masih berlangsung mengenai program nuklir Iran terus membatasi optimisme pasar yang berlebihan. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada 2026 juga dapat memberi dukungan tambahan bagi dolar. Dalam kondisi seperti ini, bijaksana untuk menunggu konfirmasi minat beli yang berkelanjutan sebelum membicarakan terbentuknya dasar jangka pendek pada emas di dekat $4.450—level terendah sejak akhir Maret yang tercatat pekan lalu.
Dari sudut pandang teknikal, level resistance terdekat untuk emas berada di $4.600, sementara resistance kuat bagi para bull berada di $4.450. Penembusan di atas level ini akan memberi momentum tambahan bagi bull untuk kenaikan lebih lanjut. Support terletak pada level psikologis $4.500 dan di $4.450, di bawahnya SMA 200‑hari dan EMA 200‑hari—yang berkonvergensi menjadi satu garis—akan memberikan dukungan tambahan. Selama osilator tetap berada di wilayah negatif, para bear tetap memegang keunggulan.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.