Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Euro memulai minggu baru dalam keadaan tertekan. Pada minggu lalu, terdapat penurunan sebesar 160 basis poin, namun yang menjadi perhatian bukanlah besaran penurunan tersebut, melainkan sifatnya yang mendalam dan sistemik. Para pelaku pasar menjual EUR/USD pada empat dari lima hari perdagangan, dan melihat pada penutupan hari Jumat, terlihat mereka tidak berencana untuk berhenti di situ. Dalam analisis sebelumnya, kita sudah membahas alasan di balik penurunan yang signifikan ini, dan sekarang penting untuk mengetahui seberapa lama pasar akan melanjutkan penjualan ini. Menurut pendapat saya, bila masalah euro hanya berkaitan dengan data ekonomi atau prospek kebijakan moneter dari European Central Bank dan Federal Reserve, penurunan ini seharusnya tidak lebih dari dua hari. Kenyataan bahwa kita menyaksikan empat hari penurunan berturut-turut menunjukkan adanya faktor yang lebih besar yang berperan. Faktor besar tersebut adalah geopolitik.
Sayangnya, untuk memulai minggu baru ini, kita lebih banyak harus berspekulasi daripada menganalisis peristiwa mendatang. Selama akhir pekan, situasi di Timur Tengah tidak mengalami perkembangan berarti. Pertarungan belum dimulai kembali, dan proses negosiasi masih terhenti. Donald Trump terus mengeluarkan ancaman terhadap Teheran. Pada hari Minggu, pemimpin Amerika itu menyatakan bahwa Iran akan mengalami masa-masa sulit jika "mereka tidak setuju pada perjanjian damai. " Presiden AS juga mengungkapkan bahwa akan lebih menguntungkan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan dengan AS, tetapi jelas bahwa pandangan Teheran berbeda. Oleh karena itu, masih belum jelas apa yang akan dihadapi pasar ke depan. Jika perang berlanjut, permintaan terhadap dolar AS bisa meningkat lebih jauh. Jika perang tidak berlanjut (saya menekankan bahwa menurut saya skenario yang paling mungkin adalah konflik yang berkepanjangan dan lesu tanpa adanya perjanjian damai, namun juga tanpa pertempuran aktif), maka dolar AS tidak akan bisa mempertahankan prospek positifnya saat ini. Faktor ini akan berkontribusi sekitar 80% dari pergerakan pasar.
Oleh karena itu, menjelang pekan baru, saya tidak melihat banyak gunanya membahas peristiwa ekonomi secara rinci. Saya hanya menyarankan untuk memberi perhatian pada laporan inflasi kawasan euro bulan April, yang akan memengaruhi keputusan ECB pada pertemuan berikutnya, serta pada indeks aktivitas bisnis untuk bulan Mei, yang secara konsisten berfungsi sebagai indikator awal kesehatan ekonomi. Sebagian besar data ekonomi tidak akan berdampak pada pasar valuta asing.
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam segmen tren naik (gambar bawah) dan, dalam jangka pendek, berada dalam struktur korektif. Rangkaian gelombang korektif a-b-c tampaknya telah selesai. Dengan demikian, gelombang 3 dalam C mungkin sudah dimulai, dengan target yang dapat meluas hingga ke kisaran angka 14. Jika hitungan gelombang saat ini benar, keseluruhan gelombang C bisa menyelesaikan strukturnya jauh di bawah kisaran angka 14. Namun, skenario seperti ini memerlukan dukungan geopolitik yang kuat.
Gambaran gelombang untuk instrumen GBP/USD menjadi semakin jelas seiring berjalannya waktu. Kini kita dapat melihat dengan jelas suatu struktur naik pada grafik yang sudah selesai. Dengan demikian, saya memperkirakan terbentuknya rangkaian gelombang turun yang mungkin bersifat impulsif dan bertepatan dengan struktur impulsif instrumen EUR/USD. Akibatnya, setelah penurunan sekitar 300 poin, gelombang korektif dapat diantisipasi, lalu diikuti penurunan baru menuju kisaran angka 30–31. Sebelumnya saya sudah memberi peringatan mengenai penurunan baru untuk pound, tetapi saya memperkirakan akan berbentuk koreksi. Namun, kenyataan yang keras menunjukkan bahwa hal ini mungkin muncul sebagai struktur impuls penuh, mengingat kuatnya gelombang pertama.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.