Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Kemarin pasar emas mengalami koreksi; namun hari ini logam mulia tersebut menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Penurunan singkat ini, yang terjadi setelah periode pertumbuhan yang panjang, tidak mengurangi alasan fundamental ketertarikan pada emas sebagai aset safe-haven yang dapat diandalkan.
Kebangkitan permintaan beli hari ini tampaknya terkait dengan pembelian berkelanjutan yang dilakukan oleh People's Bank of China. Langkah bank sentral Tiongkok ini, yang bertujuan menambah cadangan emas, secara tradisional dipandang sebagai sinyal meningkatnya partisipasi smart money di pasar.
Terlepas dari fluktuasi jangka pendek, tren jangka panjang penguatan dolar dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS, yang sebelumnya menekan harga emas, mulai tergeser oleh faktor lain yang lebih signifikan. Faktor-faktor ini terutama mencakup meredanya risiko geopolitik dan ekspektasi tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan AS.
Saat ini, harga emas mendekati level $4.720 per troy ounce, dengan prospek yang masih bullish.
Perlu dicatat bahwa harga emas telah turun sekitar 11% sejak awal konflik, karena hampir tertutupnya Selat Hormuz dan guncangan berikutnya pada harga energi meningkatkan kekhawatiran akan kenaikan inflasi, yang berpotensi memicu suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Kenaikan suku bunga dan penguatan dolar AS berdampak negatif pada harga emas karena emas tidak memberikan imbal hasil dan dihargakan dalam dolar AS.
Hari ini, pelaku pasar akan mencermati perubahan data ketenagakerjaan AS yang diperkirakan akan dirilis pada paruh kedua hari ini. Data tersebut akan memberikan gambaran mengenai arah perubahan suku bunga dalam jangka pendek. Beberapa pejabat Federal Reserve meremehkan kemungkinan kembalinya pelonggaran kebijakan moneter, sebagaimana sempat disiratkan dalam pernyataan setelah rapat kebijakan moneter pekan lalu. Jika data pasar tenaga kerja AS menunjukkan hasil yang kuat, tekanan terhadap emas berpotensi kembali menguat.
Melihat kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu mampu menembus resistance terdekat di $4.771. Jika level ini berhasil dilampaui, target berikutnya berada di $4.835, sebuah area yang akan cukup sulit untuk ditembus. Target terjauh diperkirakan berada di sekitar $4.893. Jika harga emas mengalami penurunan, pihak seller akan berupaya mengambil kendali di level $4.708. Jika level ini berhasil ditembus, penurunan dari kisaran tersebut dapat memberikan tekanan besar pada posisi buyer dan mendorong harga emas turun hingga ke area $4.656 dengan potensi berlanjut ke $4.607.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.