Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Meskipun harga emas sedikit melemah, logam mulia ini tetap akan membukukan kenaikan untuk minggu ketiga berturut-turut, karena harapan akan tercapainya solusi diplomatik atas perang di Iran serta berlanjutnya pembelian oleh bank sentral mengimbangi risiko inflasi yang masih berlanjut.
Hari ini, harga emas stabil di kisaran US$4.765 per ounce, naik hampir 2% sepanjang pekan. Dengan sejumlah isu kunci terkait konflik di Timur Tengah yang masih belum terselesaikan, perhatian kini bergeser ke perundingan di Islamabad akhir pekan ini, di mana delegasi Amerika Serikat yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jay Dee Vance dijadwalkan bertemu dengan pejabat Iran. Para pelaku pasar juga akan menantikan laporan inflasi AS yang akan dirilis pada hari Jumat.
Kemarin, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia optimistis dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama enam minggu, tetapi kemudian mengancam Teheran terkait rencananya mengenakan biaya bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Sejak awal perang pada akhir Februari tahun ini, logam mulia tersebut telah kehilangan hampir 10% nilainya, dan daya tariknya sebagai aset safe haven memudar karena sebagian investor berupaya menutup kerugian di area lain. Guncangan pasokan energi yang disebabkan oleh konflik tersebut juga meningkatkan risiko inflasi, mendorong para pelaku pasar untuk berspekulasi bahwa bank sentral akan menunda pemangkasan suku bunga atau bahkan menaikkannya. Hal ini menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, yang biasanya diuntungkan ketika biaya pinjaman lebih rendah.
Kendati demikian, meredanya ketidakpastian makroekonomi yang didorong oleh prospek penyelesaian konflik di Timur Tengah, bersama dengan kekhawatiran struktural mengenai keberlanjutan kebijakan fiskal dan utang nasional AS, tetap mendorong para investor untuk meningkatkan kepemilikan emas sebagai alat diversifikasi utama.
Melihat kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $4.771. Jika level ini berhasil dilewati, target berikutnya berada di $4.835, di atas level tersebut penembusan akan menjadi cukup sulit. Target paling jauh berada di area $4.893. Jika harga emas turun, pihak penjual akan berupaya mengambil alih kendali di $4.708. Jika level ini berhasil ditembus ke bawah, penurunan kisaran tersebut akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish, mendorong emas turun menuju level terendah $4.647 dengan potensi berlanjut ke $4.591.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.