Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pasangan mata uang EUR/USD gagal mempertahankan momentum kenaikannya pada hari Rabu, dengan pelemahan sentimen pasar sepenuhnya akibat faktor geopolitik. Sayangnya, kita kembali membicarakan geopolitik alih-alih ekonomi, karena laporan dan peristiwa ekonomi hampir tidak berpengaruh pada nilai tukar dolar maupun pound. Seperti telah disebutkan sebelumnya, di pertengahan pekan latar belakang geopolitik kembali memburuk, dan pasar menyadari bahwa pembicaraan mengenai berakhirnya konflik di Timur Tengah masih sangat jauh. Trump mungkin saja menyerukan agar konflik diakhiri, tetapi itu tidak berarti telah tercapai kesepakatan damai dengan Iran, bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka, atau bahwa Teheran akan berhenti menyerang pangkalan-pangkalan AS dan semua sekutu di kawasan tersebut. Sebagai catatan, tadi malam Iran menyerang kapal-kapal di Uni Emirat Arab dan merusaknya, bukan hanya target militer atau industri. Akibatnya, permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven kembali meningkat di tengah tidak adanya perkembangan positif di Timur Tengah.
Dari sudut pandang teknikal, tren menurun belum berbalik menjadi tren naik. Garis Senkou Span B belum tertembus, dan area sekitar 1,1657–1,1666 tidak mengizinkan euro untuk bergerak lebih tinggi. Jika ketegangan geopolitik tetap setajam ini, dolar munkin terus menguat, bertentangan dengan pandangan teknikal, fundamental, dan makroekonomi. Dengan kata lain, geopolitik saat ini menjadi faktor yang paling utama.
Pada timeframe 5 menit, kemarin muncul beberapa sinyal trading. Selama sesi perdagangan AS, laporan inflasi dirilis dan justru membuat trader kebingungan. Meskipun inflasi tidak berubah, dolar sempat melemah terhadap hampir semua mata uang sebelum kembali ke tren penguatannya. Alhasil, dari empat sinyal trading, hanya tiga yang memberikan peluang profit, sehingga cukup sulit untuk memaksimalkan pergerakan pasar sepanjang hari.
Laporan COT terbaru bertanggal 3 Maret. Ilustrasi pada timeframe mingguan menunjukkan bahwa posisi bersih trader nonkomersial masih tetap "bullish", dan sejak Trump menjabat kembali untuk periode kedua, dolar justru terus melemah. Kami tidak bisa menyatakan dengan kepastian 100% bahwa penurunan mata uang AS akan berlanjut, tetapi perkembangan saat ini mengisyaratkan bahwa skenario tersebut cukup mungkin terjadi.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat memperkuat mata uang Eropa, bahkan di tengah perang di Timur Tengah. Namun, ada banyak faktor yang justru mendukung pelemahan dolar Amerika. Tren menurun global masih bertahan, tetapi seberapa penting tren tersebut sekarang, mengingat pergerakan harga selama 18 tahun terakhir? Sejak September 2022, tren naik baru telah terbentuk dan berhasil menembus garis tren menurun jangka panjang. Dengan demikian, ruang untuk kenaikan lebih lanjut kini terbuka.
Posisi garis merah dan biru pada indikator tetap mengindikasikan tren bullish. Pada pekan pelaporan terakhir, jumlah posisi beli (long) kelompok "Nonkomersial" turun sebanyak 300, sementara jumlah posisi jual (short) naik sebanyak 20.000. Alhasil, posisi bersih berkurang 20.300 kontrak dalam sepekan.
Pada time frame satu jam, pasangan EUR/USD tetap berada dalam tren menurun di tengah perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Situasi di Timur Tengah sempat memberi harapan kepada para trader di awal pekan, tetapi kembali berbalik ke realitas perang dan ancaman saling berbalas. Dolar AS memang belum memperbarui level tertinggi tahunannya, tetapi dengan perkembangan saat ini, hal itu mungkin segera terjadi.
Untuk 12 Maret, kami menyoroti level-level trading berikut: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1830-1,1837, 1,1907-1,1922, 1,1971-1,1988, serta garis Senkou Span B (1,1683) dan garis Kijun-sen (1,1586). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa pasang Stop Loss pada titik impas jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Jumat, tidak ada rilis laporan atau acara penting yang dijadwalkan di Uni Eropa maupun AS, sehingga pergerakan pasangan ini hari ini sekali lagi akan bergantung pada faktor geopolitik.
Pada hari Jumat, trader dapat mempertimbangkan posisi jual jika harga berkonsolidasi di bawah 1,1542 dengan target 1,1426. Posisi beli dapat dipertimbangkan jika terjadi rebound dari level 1,1542, dengan target di 1,1615-1,1625 dan 1,1657-1,1666.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.