Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Pada hari Rabu, emas sebagian melepas kenaikan tipis yang dicatatkan di dalam hari dan diperdagangkan sedikit di bawah $5.200 pada awal sesi Eropa, masih dekat dengan level tertinggi mingguan yang tercapai pada hari Selasa. Logam mulia ini terus bergantung pada kombinasi sejumlah faktor pendukung.
Dolar AS kembali menghadapi tekanan jual di tengah ekspektasi bahwa harga minyak saat ini tidak lagi cukup tinggi untuk secara serius membatasi ruang gerak The Fed memangkas suku bunga. Hal ini meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut.
Harga minyak turun tajam setelah reli cepat ke level yang belum terlihat sejak Juni 2022; kuotasi anjlok setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan berakhirnya perang dengan Iran dalam waktu dekat dan deeskalasi konflik di Timur Tengah. Tekanan tambahan terhadap harga datang dari berita bahwa International Energy Agency (IEA) mengusulkan pelepasan minyak terbesar dalam sejarahnya dari cadangan strategis untuk meredam lonjakan harga yang disebabkan oleh perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.Hal ini membantu meredakan kekhawatiran tentang lonjakan inflasi yang terkait dengan aksi militer dan mendukung ekspektasi pelonggaran lebih lanjut oleh Fed, yang seharusnya melemahkan dolar dan menguntungkan emas.
Pada waktu yang bersamaan, tidak ada indikasi nyata bahwa permusuhan akan berakhir; serangan terhadap Iran malah bertambah, dan dinamika konflik tetap rumit, sehingga menciptakan tingkat ketidakpastian geopolitik yang tinggi. Dalam situasi ini, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) memperkuat aktivitas mereka melawan AS dan Israel, termasuk di dunia siber, dengan klaim telah melaksanakan serangan pada infrastruktur teknologi musuh di wilayah tersebut. Ini menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap aset-aset yang dianggap aman, seperti emas.
Namun, para pelaku pasar tidak terburu-buru untuk mengambil posisi arah dan lebih memilih untuk menunggu publikasi data inflasi konsumen AS yang dirilis hari ini. Indeks Harga Konsumen (CPI) akan menjadi parameter kunci untuk ekspektasi terkait kemungkinan penurunan suku bunga oleh Fed di masa mendatang, khususnya di tengah ancaman bahwa gangguan pasokan minyak melalui Selat Hormuz dapat kembali meningkatkan inflasi. Selain itu, data deflator Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang akan dirilis pada hari Jumat juga diharapkan memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan jangka pendek dolar dan, pada gilirannya, harga emas.
Kombinasi dari faktor-faktor fundamental tampak memberikan dukungan bagi mereka yang optimis terhadap harga emas: setiap koreksi yang terjadi dapat dilihat oleh para pelaku pasar sebagai kesempatan untuk membeli dan kemungkinan besar akan tetap dangkal dalam hal kedalaman koreksinya.
Dari perspektif teknis, indikator osilator pada grafik harian menunjukkan posisi positif, yang mendukung tren bullish. Level psikologis di angka $5. 200 masih menjadi penghalang. Saat ini, jalur dengan rintangan paling sedikit bagi emas masih cenderung mengarah ke atas.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.