Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pengujian harga di 1,1530 terjadi saat indikator MACD mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual euro. Akibatnya, pasangan ini jatuh lebih dari 50 pip.
Kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve dengan suara bulat (12–0) sangat kontras dengan pertemuan bulan Juli, ketika tiga anggota FOMC menolak jeda dan mendesak tindakan segera. Kevin Warsh mengaitkan perubahan tersebut dengan kemajuan di pasar tenaga kerja dan perekonomian, laju disinflasi yang terlalu lambat, serta perubahan risiko geopolitik. Yang bahkan lebih penting adalah revisi proyeksi: proyeksi median suku bunga akhir tahun naik menjadi 4,125% dari 3,75%, dan mayoritas besar — 16 dari 18 pejabat — kini memperkirakan setidaknya satu kenaikan lagi sebelum akhir tahun.
Bagi euro, pergeseran hawkish kebijakan AS seperti ini memperlebar jurang perbedaan kebijakan moneter di seberang Atlantik. Bank Sentral Eropa, meskipun menjadi bank sentral G7 yang paling tegas, telah memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga terbarunya lebih mungkin menutup sebuah siklus daripada memulai rangkaian panjang kenaikan baru. Dengan latar belakang itu, sikap Fed yang jauh lebih agresif membuat posisi dolar jauh lebih unggul. Saya menilai selisih arah kebijakan suku bunga ini, bukan data makro zona euro saat ini, yang akan menentukan pergerakan EUR/USD dalam beberapa hari ke depan. Tanpa perubahan sikap yang sama hawkish dari Lagarde atau Schnabel, pasangan ini akan kesulitan menemukan alasan untuk pulih.
Rilis kunci untuk euro pagi ini adalah inflasi zona euro bulan Agustus: pasar memperkirakan inflasi headline sebesar 3,3% dan 2,4% untuk inflasi inti. Publikasi tersebut akan menutup rangkaian rilis inflasi bulan ini di kawasan tersebut dan menjadi panduan utama terakhir sebelum para pelaku pasar sepenuhnya beralih menilai konsekuensi keputusan Fed. Menurut saya, angka hari ini hanya dapat mengimbangi sementara dampak negatif Fed jika hasilnya jauh lebih tinggi daripada prediksi. Inflasi yang lebih tinggi akan memberi argumen pada euro untuk rebound sebagian setelah penurunan tajam kemarin karena pasar akan menafsirkan hal tersebut sebagai alasan bagi pengetatan lanjutan oleh ECB. Jika hasilnya sesuai ekspektasi atau lebih rendah, saya tidak memperkirakan reaksi berarti pada EUR/USD, dan pasangan ini kemungkinan besar akan terus bergerak sejalan dengan dampak keputusan Fed kemarin.
Untuk strategi intraday, saya akan terutama mengandalkan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Hari ini Anda dapat membeli euro jika harga mencapai sekitar 1,1475 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 1,1502. Di 1,1502, saya berencana untuk menutup posisi beli dan sekaligus menjual euro berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 pip dari level masuk. Kenaikan euro hanya diantisipasi sebagai bagian dari pergerakan korektif. Penting: sebelum membeli, pastikan MACD berada di atas nol dan baru mulai bergerak naik.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1456, sementara MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan EUR/USD dan memicu reversal naik. Pergerakan dapat diantisipasi menuju level berlawanan 1,1475 dan 1,1502.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk menjual euro setelah harga mencapai 1,1456 (garis merah pada grafik). Target terletak di 1,1425, tempat saya berencana untuk menutup posisi jual dan langsung membeli berlawanan arah (dengan ekspektasi reversal 20–25 pip dari level tersebut). Tekanan pada EUR/USD akan kembali hari ini jika data melemah. Penting: sebelum menjual, pastikan MACD berada di bawah nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1475, sementara MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan EUR/USD dan memicu reversal turun. Antisipasi penurunan menuju level berlawanan 1,1456 dan 1,1425.
Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan masuk. Sebaiknya janan masuk pasar menjelang rilis laporan fundamental penting untuk mengurangi risiko terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat berita dirilis, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal yang tepat.
Ingat juga bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti contoh yang diberikan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.