Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pasangan mata uang EUR/USD gagal melanjutkan pergerakan turun pada hari Kamis, meskipun data pada hari itu sebenarnya membuka peluang untuk penurunan baru. Laporan terpenting hari itu — indeks aktivitas bisnis sektor jasa ISM AS — menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan, namun dolar justru melemah hari itu. Hal ini semakin meyakinkan kami bahwa latar belakang makroekonomi masih belum benar-benar memengaruhi pergerakan pasar FX. Perlu diingat, sepanjang minggu ini semua laporan di Uni Eropa dan AS (kecuali laporan ISM terbaru) cenderung tidak menguntungkan bagi dolar. Namun demikian, mata uang AS tersebut justru menguat selama tiga hari pertama pekan ini. Pada hari Kamis, dolar berbalik melemah, padahal data ISM seharusnya mendukung penguatannya. Karena itu, kami cenderung menilai bahwa faktor utamanya adalah kebijakan moneter Federal Reserve. Pasar belum memiliki kejelasan mengenai apa yang bisa diharapkan dari pertemuan September, sehingga pergerakan harga menjadi berfluktuasi. Ketika probabilitas pengetatan kebijakan moneter kembali menurun, dolar AS pun mulai tertekan. Kami juga mengingatkan trader bahwa dalam jangka menengah dan panjang, bias untuk euro masih cenderung naik.
Secara teknikal, pasangan ini telah menyelesaikan tren turunnya, yang dikonfirmasi oleh tembusnya garis tren. Namun, garis Senkou Span B belum berhasil ditembus, sehingga secara teori penguatan dolar masih bisa berlanjut. Hari ini, dinamika pergerakan pasangan ini sepenuhnya akan bergantung pada data Nonfarm Payrolls dan tingkat pengangguran.
Pada kerangka watu 5 menit hari Jumat, terbentuk empat sinyal trading, tetapi nilai kelayakan untuk dieksekusi masih sangat dipertanyakan. Pertama, satu-satunya laporan penting hari itu mengindikasikan penurunan pasangan, sementara sepanjang hari justru terjadi kenaikan. Kedua, sinyal-sinyal tersebut muncul di antara garis dan level Ichimoku yang hanya berjarak 20–30 pip. Membuka posisi dengan target keuntungan hanya 20–30 pip, paling tidak, kurang praktis.
Laporan COT terbaru bertanggal 25 Agustus. Pada kerangka waktu mingguan, terlihat jelas bahwa posisi bersih trader non-komersial berbalik menjadi "bearish" dan turun tajam pada 2026 akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader telah mengurangi eksposur terhadap euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi untuk sementara waktu dolar kembali berperan sebagai "mata uang cadangan".
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat menguatkan mata uang AS. Perang di Timur Tengah membuat dolar sementara menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor itu memudar, semuanya akan kembali normal — dan proses ini mungkin sudah selesai. Dalam jangka panjang, euro bisa turun serendah $1,08 (garis tren), tetapi tren naiknya tetap relevan. Setelah beberapa bulan terakhir penguatan dolar, pasangan ini bahkan belum mendekati garis tren tersebut.
Garis indikator COT merah dan biru menunjukkan kira-kira keseimbangan antara bull dan bear. Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi beli di kalangan non-komersial meningkat 2.700, sementara posisi jual turun 20.000. Dengan demikian, net position naik 22.700 kontrak dalam sepekan.
Pada kerangka waktu per jam, pasangan EUR/USD berpeluang memulai tren naik yang baru. Situasi di Timur Tengah tetap tegang dan belum menunjukkan perbaikan, namun faktor ini belum cukup kuat untuk memicu lonjakan dolar yang besar. Komentar Kevin Warsh dan data tahunan Nonfarms memang mendukung dolar, tetapi kami tidak melihat alasan kuat untuk terlalu optimistis terhadap mata uang AS. Penembusan garis Senkou Span B akan membuka jalan kenaikan bagi euro.
Untuk 4 September kami soroti level-level trading berikut — 1,1234, 1,1274, 1,1362–1,1368, 1,1461–1,1473, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1665, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1641) dan Kijun-sen (1,1604). Garis-garis Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan stop loss ke level breakeven jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Langkah ini akan melindungi Anda dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Jumat, Uni Eropa akan merilis laporan penjualan ritel yang relatif kurang penting dan kemungkinan kecil menarik perhatian pasar. Di AS hari ini akan dirilis laporan utama pekan ini — Nonfarm Payrolls dan tingkat pengangguran. Laporan-laporan ini sangat memengaruhi keputusan The Fed di bulan September dan ekspektasi pasar, sehingga reaksi pelaku pasar hari ini dapat cukup kuat.
Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,1585–1,1604, atau lebih rendah, jika harga memantul dari garis Senkou Span B. Penembusan ke atas area 1,1657–1,1665 akan membuka peluang posisi beli dengan target 1,1750–1,1760.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.