Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Dolar AS dengan cepat kembali menguat terhadap euro, pound, dolar Australia, dan aset berisiko lainnya.
Penguatan ini mencerminkan pergeseran ekspektasi pasar ke arah kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve, meski bukan pada pertemuan berikutnya. Ketika para pelaku pasar memperhitungkan jalur suku bunga yang lebih tinggi, imbal hasil obligasi AS naik, dan seiring dengan itu daya tarik dolar meningkat karena modal cenderung mengalir ke tempat dengan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi. Pergeseran ekspektasi ke sikap yang lebih hawkish inilah yang menjadi pendorong utama penguatan mata uang AS. Bagi euro dan pound, perubahan ini justru menjadi sumber tekanan. Kenaikan imbal hasil AS telah memperlebar selisih suku bunga antara zona euro dan Inggris, sehingga mengurangi daya tarik relatif kedua mata uang Eropa tersebut. Alhasil, EUR/USD dan GBP/USD terkoreksi di bawah tekanan penguatan dolar, dan seberapa dalam penurunan ini akan bergantung pada seberapa yakin pasar terhadap prospek pengetatan lanjutan oleh Federal Reserve.
Hari ini, agenda Eropa terlihat tipis, hanya mencakup data pengangguran dari Spanyol dan laporan bulanan Bundesbank. Tingkat pengangguran mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja di salah satu ekonomi utama blok tersebut. Sementara itu, laporan Bundesbank berisi penilaian bank sentral Jerman atas kondisi dan prospek saat ini, yang digunakan pasar untuk membaca sentimen kebijakan. Namun, kedua peristiwa ini bersifat sekunder dan kecil kemungkinan memberikan dukungan berarti bagi mata uang tunggal.
Situasi diperumit oleh fakta bahwa euro sudah kembali ke posisi terendah mingguannya terhadap dolar, menghapus kenaikan yang baru-baru ini diraih. Dengan ketiadaan pendorong domestik yang kuat, pasangan EUR/USD akan tetap berada di bawah pengaruh penguatan dolar AS, dan tipisnya agenda tidak akan memberikan dasar yang cukup bagi euro untuk berbalik arah.
Tidak adanya publikasi makroekonomi di Inggris juga membuat pound tidak memiliki pendorongnya sendiri. Biasanya, laporan pasar tenaga kerja, inflasi, atau aktivitas bisnis menjadi penentu arah bagi mata uang Inggris, karena data-data tersebut membentuk ekspektasi terhadap kebijakan Bank of England. Namun, tidak ada indikator seperti itu dalam kalender hari ini. Dalam kondisi ini, faktor kunci bagi pasangan tersebut akan menjadi dinamika dolar dan selera risiko secara umum. Setelah penjualan besar-besaran kemarin, sulit mengharapkan pemulihan signifikan pada pound. Tanpa pendorong domestik, GBP/USD tidak memiliki dukungan yang dibutuhkan untuk secara meyakinkan menghapus penurunannya, sementara dolar yang kuat kemungkinan besar akan terus menahan setiap upaya rebound.
Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, strategi yang paling tepat adalah Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada prediksi para ekonom, strategi Momentum akan menjadi pilihan yang paling sesuai.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.