Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Harga minyak naik untuk hari perdagangan kelima berturut-turut pada hari Kamis, menembus level $98 per barel, didorong oleh peningkatan serangan Houthi terhadap kapal tanker di Laut Merah serta kekhawatiran yang semakin besar terkait pasokan dari Timur Tengah.
Menurut OilPrice.com, kontrak berjangka Brent untuk pengiriman September naik hampir 5% ke $98,73 per barel pada saat penulisan, setelah sebelumnya sempat menyentuh $98,91.
Patokan AS, WTI, naik menembus $90 per barel, menguat 4,4% setelah laporan bahwa Houthi tampaknya mulai merealisasikan ancaman untuk menyerang ekspor minyak Saudi di Laut Merah dan kawasan Bab el-Mandeb.
Titik sempit di Laut Merah ini sangat krusial bagi pengiriman Saudi: dalam beberapa bulan terakhir, kerajaan tersebut mengalihkan lebih dari 70% ekspor yang sebelumnya melintasi Teluk Persia ke pelabuhan Laut Merah Yanbu.
Insiden di wilayah tersebut dilaporkan memaksa setidaknya dua kapal tanker untuk berbalik arah sebelum mencapai Bab el-Mandeb. Sumber menyebutkan satu kapal membawa minyak Saudi ke India dan satu lagi ke Tiongkok.
Sumber Houthi Yaman mengklaim telah melakukan serangan terhadap dua kapal tanker Saudi di jalur sempit tersebut, dengan alasan pelanggaran terhadap blokade maritim yang mereka umumkan. "Kami menyerang dua kapal tanker minyak Saudi, Encelia dan Layla, karena melanggar keputusan blokade yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata," ujar juru bicara Houthi Yahya Sarea, seperti dikutip Al Jazeera.
Insiden-insiden ini meningkatkan risiko terhadap pelayaran dan pasokan minyak regional, sebuah tren yang tercermin dalam pergerakan harga global.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.