Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pound Inggris dan euro berkinerja sangat baik hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya memperdagangkan yen Jepang dengan menggunakan strategi Momentum.
Aset yang sensitif terhadap risiko sempat berada di bawah tekanan terhadap dolar AS setelah pernyataan bernada hawkish dari Donald Trump terkait Iran. Presiden AS tersebut menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Teheran pada dasarnya telah runtuh dan tidak lagi berlaku. Ia juga menilai pembicaraan lebih lanjut dengan Iran tidak ada gunanya, disertai kritik keras terhadap kepemimpinan Iran. Retorika ini telah melemahkan harapan akan deeskalasi dan kembali menyoroti kekhawatiran mengenai konflik di Timur Tengah. Pada periode meningkatnya ketegangan geopolitik, arus modal biasanya mengalir ke dolar AS sebagai aset safe-haven.
Pada bagian akhir hari ini, fokus pasar akan tertuju pada beberapa data ekonomi dari AS, dengan rilis risalah rapat Federal Reserve bulan Juni sebagai sorotan utama dalam sesi ini. Laporan mengenai Persediaan Grosir akan diumumkan lebih awal, yang mencerminkan perubahan dalam tingkat stok di sektor grosir dan memberikan petunjuk tidak langsung tentang permintaan serta aktivitas bisnis di masa depan. Sesudah itu, akan ada data Kredit Konsumen yang akan menunjukkan sejauh mana konsumen di AS meningkatkan tindakan peminjaman mereka. Kedua indikator tersebut dianggap sebagai data sekunder, sehingga perhatian pasar akan lebih tertuju pada rilis risalah rapat FOMC.
Harus diingat bahwa pada pertemuan bulan Juni—yang merupakan pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh—Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75% untuk keempat kalinya secara beruntun. Akan tetapi, proyeksi terbaru terdengar jauh lebih hawkish, dengan beberapa anggota dewan menunjukkan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum tahun berakhir masih bisa terjadi. Oleh karena itu, para pelaku pasar akan menelaah risalah pertemuan dengan seksama, mencari argumen yang mendukung serta menentang langkah pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Dampaknya terhadap euro masih belum pasti: nada yang hawkish dapat memperkuat dolar AS dan menekan nilai tukar EUR/USD, sedangkan pesan yang lebih dovish akan menguntungkan mata uang tunggal tersebut. Poundsterling juga akan bereaksi terhadap nada dalam risalah tersebut, dan konfirmasi sikap hawkish The Fed akan menambah tekanan pada GBP/USD.
Jika data dari AS muncul lebih baik dari yang diperkirakan, saya akan menerapkan strategi Momentum. Namun, jika pasar bereaksi dengan lemah atau tidak signifikan terhadap rilis data tersebut, saya akan tetap menggunakan strategi Mean Reversion.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.