Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pengujian harga di 162,42 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Hasilnya, pasangan ini bergerak naik ke level target 162,70.
Dolar AS menguat terhadap yen Jepang seiring rilis data keyakinan konsumen AS untuk bulan Juni. Kenaikan yang baik pada indikator ini disebabkan oleh turunnya harga bensin, yang pada akhirnya mengimbangi kekhawatiran terhadap kondisi pasar tenaga kerja. Menurut informasi yang dipublikasikan pada hari Selasa, indeks sentimen konsumen Conference Board naik 0,6 poin menjadi 91,2.
Hari ini, Wakil Menteri Keuangan Jepang, Atsushi Mimura, menyatakan bahwa intervensi valuta asing Jepang dua bulan lalu untuk mendukung yen dinilai berhasil. Pernyataan ini muncul di tengah tekanan berkelanjutan terhadap mata uang Jepang, yang baru-baru ini mencapai titik terendah baru dalam 40 tahun terhadap dolar. Pelemahan yen menimbulkan risiko serius bagi perekonomian Jepang yang sangat bergantung pada impor sumber daya energi dan sebagian besar produk pangan. Kenaikan biaya impor dapat mempercepat inflasi, yang akan menggerus daya beli masyarakat dan merusak pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Mimura, dalam keterangannya kepada wartawan, berupaya menenangkan publik bahwa pemerintah memantau situasi dengan cermat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Ia menekankan intensitas kontaknya dengan para pejabat di Washington, seraya menyatakan bahwa ia berkomunikasi dengan mitra-mitranya di Amerika jauh lebih sering daripada yang mungkin disadari kebanyakan orang. Isyarat mengenai koordinasi aktif dengan AS dan ekonomi besar lainnya ini dapat menunjukkan adanya persiapan untuk intervensi lanjutan oleh bank sentral terhadap nilai tukar mata uang nasional.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini di titik masuk sekitar 162,82 (garis hijau pada grafik), dengan target mencapai 163,08 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 163,08, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan 30–35 pip ke arah sebaliknya dari level tersebut). Akan lebih baik kembali melakukan pembelian pasangan ini saat koreksi dan penurunan tajam USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 162,52, saat indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 162,82 dan 163,08 dapat diantisipasi.
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 162,65 (garis merah pada grafik) tertembus, yang akan memicu penurunan cepat pasangan ini. Target kunci bagi penjual terletak di 162,40, tempat saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan 20–25 pip ke arah sebaliknya dari level tersebut). Penjual dapat kembali kapan saja, bahkan hanya dengan sedikit isyarat dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 162,82, saat indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 162,65 dan 162,40 dapat diantisipasi.
Catatan: Trader pemula di pasar forex harus membuat keputusan masuk pasar dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental yang signifikan, sebaiknya tidak masuk pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tiba-tiba. Jika Anda memutuskan untuk trading saat berita dirilis, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda melakukan trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan risiko yang tepat.
Dan ingat, supaya trading sukses, diperlukan rencana trading yang jelas, seperti yang telah saya tunjukkan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.