empty
 
 
id
Bantuan
Pembukaan akun instan
Platform Trading
Deposit/Penarikan

26.06.202606:49 Forex Analysis & Reviews: Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 26 Juni

Relevan hingga 00:00 2026-06-27 UTC--4

Sepertinya minat untuk membeli dolar AS sedikit berkurang di akhir pekan, namun hal ini tidak menghapus tingginya permintaan yang masih berkelanjutan terhadap mata uang tersebut.

Dolar hanya menunjukkan respon yang terbatas terhadap berita bahwa indikator inflasi yang disukai oleh Federal Reserve muncul sesuai dengan harapan. Seperti yang dilaporkan, indeks harga PCE inti mengalami kenaikan 0,4 persen dari bulan ke bulan pada bulan Mei, dan meningkat menjadi 4,1 persen dari tahun ke tahun. Angka ini sedikit lebih tinggi dari perkiraan, yang menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih berlangsung meskipun upaya bank sentral untuk mengendalikannya.

Perlu dicatat bahwa metrik inflasi yang diperhatikan oleh The Fed sangat penting dalam menentukan kebijakan moneter. Peningkatan angka PCE inti, yang tidak memasukkan harga makanan dan energi yang fluktuatif, hingga 3,4 persen dari tahun ke tahun menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi mungkin lebih berkepanjangan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Meskipun ada sinyal inflasi tersebut, pasar tampaknya enggan membuat langkah signifikan untuk beberapa waktu ke depan. Mungkin para pelaku pasar sedang menunggu sinyal baru dari The Fed. Di sisi lain, data PDB untuk kuartal pertama menunjukkan hasil yang lebih positif. Ekonomi AS tumbuh 2,1 persen, jauh lebih baik daripada yang diperkirakan sebelumnya. Angka ini mencerminkan ketahanan kegiatan bisnis dan permintaan konsumen, yang dapat menyusutkan kekhawatiran terkait inflasi.

Hari ini, tidak ada rilis data penting dari Zona Euro dan Inggris di paruh pertama hari, sehingga menciptakan periode tenang yang relatif di pasar valuta asing. Dalam keadaan tidak ada rilis ekonomi yang signifikan, perhatian investor dan analis akan fokus pada pidato Presiden Bundesbank Joachim Nagel. Pernyataan dari kepala bank sentral Jerman ini sering dianggap sebagai panduan untuk langkah-langkah yang mungkin diambil oleh Bank Sentral Eropa di masa depan, mengingat pengaruh ekonomi Jerman di Zona Euro. Setiap tanda perubahan dalam retorika tentang inflasi, suku bunga, atau prospek pertumbuhan ekonomi dapat memberikan dampak besar pada pergerakan nilai tukar euro.

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, hari ini juga tidak ada data statistik dari Inggris. Ini menciptakan semacam kekosongan informasi bagi mata uang Inggris. Ketiadaan data baru atau pernyataan negatif dapat memberikan kesempatan bagi kenaikan GBP/USD yang sudah dimulai untuk mendapatkan tenaga tambahan hingga akhir pekan. Namun, penting untuk dicatat bahwa kenaikan ini mungkin bersifat sementara. Prospek jangka panjang pound masih akan tergantung pada faktor-faktor fundamental dan kondisi politik di dalam negeri.

Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, strategi terbaik adalah menerapkan strategi Mean Reversion. Namun, jika data jauh lebih tinggi atau lebih rendah dari harapan ekonomi, maka strategi Momentum akan menjadi pilihan yang paling tepat untuk digunakan.

Strategi Momentum (Breakout):

Untuk pasangan EUR/USD

  • Beli saat breakout di 1,1387, yang dapat mendorong penguatan euro ke kisaran 1,1411 dan 1,1436;
  • Jual saat breakout di 1,1356, yang dapat memicu pelemahan euro ke kisaran 1,1327 dan 1,1288;

Untuk pasangan GBP/USD

  • Beli saat breakout di 1,3216, yang dapat mendorong kenaikan pound ke kisaran 1,3244 dan 1,3270;
  • Jual saat breakout di 1,3175, yang dapat memicu penurunan pound ke kisaran 1,3140 dan 1,3097;

Untuk pasangan USD/JPY

  • Beli saat breakout di 161,85, yang dapat mendorong kenaikan dolar ke kisaran 162,04 dan 162,24;
  • Jual saat breakout di 161,56, yang dapat memicu penurunan dolar ke kisaran 161,33 dan 161,10;

Strategi Mean Reversion (Return):

Exchange Rates 26.06.2026 analysis

Untuk Pasangan EUR/USD

  • Cari posisi jual setelah breakout gagal di atas 1,1388 saat harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari posisi beli setelah breakout gagal di bawah 1,1352 saat harga kembali naik ke level ini;
Exchange Rates 26.06.2026 analysis

Untuk Pair GBP/USD

  • Cari posisi jual setelah false breakout di atas 1.3210 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari posisi beli setelah false breakout di bawah 1.3175 ketika harga kembali naik ke level ini;
Exchange Rates 26.06.2026 analysis

Untuk Pair AUD/USD

  • Cari posisi short setelah breakout gagal di atas 0,6915 saat harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari posisi long setelah breakout gagal di bawah 0,6882 saat harga kembali ke level ini;
Exchange Rates 26.06.2026 analysis

Untuk Pair USD/CAD

  • Cari peluang short setelah breakout gagal di atas 1.4209 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang long setelah breakout gagal di bawah 1.4187 ketika harga kembali naik ke level ini;

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Miroslaw Bawulski,
Analytical expert of InstaSpot
© 2007-2026
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.