Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Para pelaku pasar mengambil sikap menunggu dengan jelas menjelang rilis laporan inflasi penting di Amerika. Data ini dapat memperkuat atau melemahkan ekspektasi terhadap dimulainya kenaikan suku bunga The Fed tahun ini.
Pada hari Rabu, laporan inflasi konsumen akan dirilis, dengan inflasi diperkirakan terus naik seiring kenaikan harga secara umum di Amerika, didorong oleh kenaikan harga energi yang menjadi dasar seluruh rantai barang dan jasa. Pentingnya data ini memang sangat besar. Di tengah keseimbangan rapuh "tidak damai dan tidak juga perang" di Timur Tengah, pelaku pasar mengalihkan fokus ke data ekonomi dari Amerika. Contoh mencolok dari hal ini adalah reaksi pasar yang bergejolak terhadap laporan hari Jumat lalu mengenai penambahan lapangan kerja baru di sektor non-pertanian dalam perekonomian nasional.
Paralel ini memberi harapan bahwa laporan inflasi besok juga dapat menjadi dasar kuat bagi pergerakan harga aset yang signifikan. Jika data menunjukkan kenaikan Consumer Price Index (CPI) sesuai perkiraan atau lebih tinggi, hal ini kemungkinan besar akan mendukung dolar, mendorong indeks ICE kembali ke atas 100 poin dan menguat mantap di atas level tersebut.
Kita juga dapat mengantisipasi kembalinya koreksi di pasar saham, terutama di Amerika Serikat. Hal ini berpotensi kembali memicu penurunan lanjutan harga emas dan mungkin juga pada kontrak berjangka untuk dua jenis minyak utama, WTI dan Brent.
Dengan skenario seperti ini, penurunan kembali permintaan di pasar kripto juga patut diantisipasi. Bitcoin bisa turun menembus level 60.000, sementara imbal hasil U.S. Treasuries mungkin naik.
Menurut saya, pentingnya data ekonomi yang akan dirilis besok akan memaksa pelaku pasar bersikap hati-hati, yang akan tercermin dalam rendahnya aktivitas dan konsolidasi nilai aset secara umum di semua pasar.
Emas
Harga emas masih berada di bawah tekanan karena potensi berlanjutnya pertumbuhan inflasi di Amerika, yang dapat mendorong kenaikan suku bunga The Fed. Jika skenario ini terwujud, disarankan untuk melakukan penjualan emas pada harga 4290.20.
GBP/USD
Pasangan ini sedang berkonsolidasi di bawah level 1,3375. Kenaikan inflasi di AS berpotensi mendorong pelemahannya terlebih dahulu ke area 1,3300 dan kemudian ke 1,3250. Level yang dapat dipertimbangkan untuk membuka posisi jual pada pasangan ini adalah di sekitar 1,3360.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.