Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Pasangan mata uang EUR/USD bergerak dengan volatilitas yang sangat rendah pada hari Senin, meskipun latar belakang geopolitik sangat bergejolak. Pada Senin pagi, diketahui bahwa Iran dan AS sekali lagi gagal mencapai kesepakatan mengenai perdamaian jangka panjang. Donald Trump menyatakan pada Senin malam bahwa proposal Iran sama sekali tidak dapat diterima, sementara Teheran menyebut bahwa proposal AS sama saja dengan kapitulasi. Dengan demikian, Teheran tidak menerima sudut pandang Washington, dan Washington pun tidak menerima sudut pandang pihak lain. Seberapa dekat kedua pihak untuk mencapai kesepakatan nyata masih belum jelas. Namun, jika Washington bersikeras pada 15 tahun tanpa pengayaan uranium sementara Iran hanya bersedia menyetujui 12 tahun, situasinya tetap tegang. Akan sangat berbeda jika Iran sama sekali tidak berniat meninggalkan uranium yang diperkaya, sementara AS menuntut denuklirisasi penuh. Yang bisa dilakukan para pelaku pasar hanyalah berspekulasi mengenai pembicaraan ini. Bisa jadi kedua pihak berada di ujung spektrum yang berlawanan dalam negosiasi, atau bisa juga negosiasi sebenarnya sudah semakin dekat dengan tercapainya kesepakatan.
Menjelang akhir hari Senin, dolar naik 38 pip, namun sepanjang hari pergerakan tersebut sepenuhnya terhapus dan bahkan lebih dari itu. Dengan kata lain, pasar merespons kegagalan diplomatik terbaru antara Iran dan AS, yang kembali meningkatkan kemungkinan dimulainya kembali perang di Timur Tengah, dengan pergerakan sebesar 38 pip. Hal ini sejalan dengan apa yang telah kami bahas dalam artikel-artikel sebelumnya. Peristiwa tunggal atau berita geopolitik masih bisa memicu reaksi pasar, tetapi dampak faktor geopolitik terus melemah. Kini kita melihat pergerakan sebesar 38 pip, bukan lagi 100 pip seperti yang terjadi beberapa bulan lalu.
Perlu dicatat bahwa pasar bereaksi bukan hanya terhadap satu lagi kegagalan dalam negosiasi, tetapi juga terhadap pelanggaran gencatan senjata yang baru. Pada akhir pekan, kapal-kapal militer Amerika menyerang kapal tanker Iran, dan Iran menyatakan bahwa rudal-rudalnya siap menghantam pangkalan serta fasilitas militer Amerika kapan saja. Selain itu, roket dan drone Iran kembali diluncurkan ke arah UEA. Jadi, tidak bisa dikatakan bahwa rangkaian peristiwa geopolitik selama akhir pekan itu lemah atau tidak meyakinkan. Pasar hanya tidak lagi merespons dengan pembelian besar-besaran dolar AS. Mereka yang ingin lari dari risiko sudah melakukannya. Mereka yang ingin melindungi modal sudah mengambil tindakan. Dengan demikian, kami masih berpendapat bahwa dolar AS akan terus melemah.
Saat ini, latar belakang geopolitik hanya berfungsi menahan pasar dari aksi jual baru terhadap dolar atau pembelian euro. Pelaku pasar memahami bahwa perang di Timur Tengah bisa saja kembali pecah kapan saja. Apa yang bisa diharapkan lagi ketika tidak ada kemajuan dalam negosiasi dan kedua pihak secara berkala melanggar syarat-syarat gencatan senjata? Namun, tampaknya baik Iran maupun AS tidak berhasrat memulai perang besar-besaran yang baru. Karena itu, mereka terus saling serang di wilayah Teluk Persia sambil tetap berharap ada konsesi dari pihak lawan dalam negosiasi. Tetapi seperti yang bisa kita lihat, tidak ada yang ingin mengalah, dan hal ini sepenuhnya dapat diprediksi.
Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama 5 hari perdagangan terakhir per 12 Mei adalah 61 pip, yang tergolong "rata-rata". Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di kisaran 1.1718 hingga 1.1842 pada hari Selasa. Kanal atas regresi linear mulai mendatar, yang mengindikasikan kemungkinan perubahan tren ke arah kenaikan. Faktanya, tren naik untuk 2025 bisa saja sudah berlanjut kembali sejak sebulan lalu. Indikator CCI telah memasuki zona jenuh beli dan membentuk dua divergensi "bearish", yang memberi sinyal dimulainya koreksi turun yang kemungkinan besar sudah selesai.
S1 – 1,1719
S2 – 1,1658
S3 – 1,1597
R1 – 1,1780
R2 – 1,1841
R3 – 1,1902
Pasangan EUR/USD mempertahankan tren naik di tengah meredanya pengaruh faktor geopolitik terhadap sentimen pasar dan menurunnya ketegangan geopolitik. Latar belakang fundamental global bagi dolar tetap sangat negatif, sehingga kami masih memperkirakan pasangan ini akan menguat dalam jangka panjang. Jika harga berada di bawah moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,1658 dan 1,1597 berdasarkan pertimbangan teknikal. Di atas garis moving average, posisi beli relevan dengan target di 1,1841 dan 1,1902. Pasar terus menjauh dari faktor-faktor geopolitik, dan dolar terus kehilangan satu-satunya faktor pendorong kenaikannya.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.