Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Harga emas kembali menguat setelah mengalami koreksi signifikan, seiring para pelaku pasar menyambut kabar tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang, yang sebagian telah meredam risiko inflasi.
Minat yang bangkit kembali terhadap emas menunjukkan bahwa para investor tidak terburu-buru sepenuhnya meninggalkan kualitas protektifnya. Faktor-faktor inflasi jangka panjang, seperti masalah di pasar energi serta besarnya stimulus fiskal dan moneter, tetap ada dan mendukung minat terhadap emas sebagai penyimpan nilai.
Secara keseluruhan, keadaan di pasar emas menunjukkan adanya dua sisi dari perasaan investor. Di satu sisi, keinginan untuk meminimalkan risiko dan mencari aset yang memberikan keuntungan lebih besar menekan harga logam mulia. Di sisi lain, harapan inflasi yang berkelanjutan serta kemungkinan fluktuasi dalam ekonomi global menjadikan emas tetap menarik bagi mereka yang mencari tempat aman untuk modal mereka.
Saat ini, harga emas tercatat sebesar $4. 741 per ounce, yang menunjukkan kenaikan sebesar 3% dibandingkan dengan Rabu sebelumnya. Penurunan dalam harga energi menyebabkan turunnya imbal hasil obligasi, sementara nilai dolar jatuh ke level sebelum konflik, yang menguntungkan bagi harga emas dalam mata uang Amerika tanpa memberikan bunga.
Saat ini, Iran sedang mempertimbangkan tawaran baru dari Amerika Serikat untuk menyelesaikan perselisihan yang telah berlangsung hampir sepuluh minggu. Respon terhadap kesepakatan ini diharapkan akan diterima dalam waktu 24 jam ke depan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah berulang kali menyatakan selama konflik bahwa kesepakatan akan segera tercapai, meskipun hingga saat ini belum ada realisasi. Pada hari Rabu, dia mengungkapkan di media sosial bahwa Amerika Serikat akan menghentikan operasi militernya dan mencabut blokade di Selat Hormuz, asalkan Iran setuju untuk mengikuti kesepakatan yang ada, yang mungkin merupakan harapan yang terlalu optimis. Namun, inti dari kesepakatan tersebut adalah penolakan Iran untuk melakukan pengayaan uranium, yang selalu ditolak oleh Teheran.
Perlu dicatat bahwa sejak awal konflik pada akhir Februari tahun ini, harga emas telah mengalami penurunan sekitar 11%, karena penutupan Selat Hormuz dan dampak selanjutnya pada harga energi menimbulkan kekhawatiran mengenai inflasi yang meningkat dan kemungkinan suku bunga tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan untuk gambaran teknikal emas saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $4.771. Hal ini akan membuka peluang untuk menguji level $4.835, di atasnya harga akan cukup sulit untuk menembus. Target terjauh berada di kisaran $4.893. Jika terjadi penurunan harga emas, pihak bearish akan berupaya mengambil alih kendali di level $4.708. Jika level ini berhasil ditembus, keluarnya harga dari rentang tersebut akan menjadi pukulan besar bagi posisi bullish dan mendorong emas turun ke level rendah $4.656 dengan potensi berlanjut ke $4.607.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.