Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Pasangan mata uang GBP/USD mengakhiri pekan lalu dengan pelemahan, seiring Teheran dan Washington belum berhasil menemukan titik temu dalam negosiasi. Pembicaraan resmi antara kedua negara memang belum berlangsung; namun, berbagai kantor berita terus melaporkan adanya dialog yang berjalan di belakang layar. Pada hari Jumat, diketahui bahwa Washington menolak proposal baru dari Iran, yang kemungkinan besar tidak memuat klausul mengenai pengabaian senjata nuklir. Sulit menilai seberapa akurat informasi seperti ini, tetapi pasar sesekali meresponsnya. Sebagai contoh, kabar tersebut memicu penurunan pasangan ini pada akhir sesi Jumat.
Pada pekan depan, faktor geopolitik akan tetap menjadi fokus utama pasar. Pekan lalu kembali menunjukkan bahwa pelaku pasar untuk saat ini cenderung tidak acuh terhadap data makroekonomi, sementara keputusan bank sentral dan rencana mereka kini relatif mudah diperkirakan oleh hampir semua pelaku pasar. Tidak ada rilis data penting yang dijadwalkan di Inggris pekan ini, sementara di AS akan terbit beberapa laporan signifikan. Namun, penting untuk diingat bahwa dalam kondisi saat ini, peristiwa penting sekalipun tidak menjamin terjadinya pergerakan pasar. Selama sekitar 2,5 bulan terakhir, pasar sebagian besar mengabaikan sejumlah laporan penting, sehingga hal serupa bisa saja terulang pekan ini.
Secara alami, laporan yang paling penting adalah ISM, JOLTs, NonFarm Payrolls, dan tingkat pengangguran. Laporan JOLTs mengenai lowongan pekerjaan masuk daftar ini lebih karena kebetulan, dan indeks ISM untuk sektor jasa berpotensi kembali diabaikan. Secara garis besar, hanya dua laporan yang benar-benar layak mendapat perhatian. Pada Maret, angka NonFarm Payrolls tercatat 178.000, yang membuat sebagian pelaku pasar memandang masa depan dengan lebih optimistis. Perlu diingat, jika pasar tenaga kerja pulih sepenuhnya, Federal Reserve dapat mengekang kenaikan inflasi dengan menaikkan suku bunga. Namun, apakah kita perlu menantikan data Non-Farm yang kuat untuk April?
Menurut pandangan kami, tidak. Prakiraan resmi mengarah ke angka 73.000. Pada Februari, Non-Farm tercatat -133.000. Hampir setiap bulan, angka resmi bulan sebelumnya direvisi turun. Dalam setahun terakhir, hanya sekitar 200.000 lapangan kerja yang tercipta di perekonomian Amerika. Angka aktual untuk April (baik di atas maupun di bawah prakiraan) tidak akan mengubah gambaran dan tren umum. Karena itu, data Non-Farm yang kuat dan tingkat pengangguran yang rendah memang bisa menguatkan dolar pada hari Jumat, tetapi tren jangka menengah untuk pasangan GBP/USD tetap naik, dan latar belakang fundamental secara keseluruhan masih negatif bagi dolar. Satu-satunya faktor yang berpotensi menyelamatkan mata uang AS adalah geopolitik, namun untuk itu, konflik di Timur Tengah perlu kembali memanas.
Tentu saja, kami sama sekali tidak mengharapkan eskalasi konflik baru, dan justru memproyeksikan pelemahan jangka panjang pada dolar. Kebijakan Trump mengindikasikan bahwa tidak ada hasil lain yang realistis. Menurut sebagian pakar, dolar masih dalam kondisi overbought dan overvalued setelah kenaikan selama 17 tahun. The Fed juga tidak akan mampu memberi dukungan berarti dalam waktu dekat.
Rata-rata volatilitas pasangan mata uang GBP/USD selama 5 sesi trading terakhir per 3 Mei adalah 97 pip dan dikategorikan sebagai "rata-rata" untuk pasangan ini. Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak dalam kisaran 1,3477 hingga 1,3671 pada hari Senin. Saluran atas regresi linier mengarah ke bawah, yang menunjukkan tren bearish. Indikator CCI telah memasuki area overbought dan membentuk divergensi "bearish", yang mengisyaratkan terjadinya koreksi turun yang kini sudah selesai.
Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan pemulihannya setelah dua "bulan geopolitik". Kebijakan Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan penguatan mata uang Amerika pada tahun 2026. Oleh karena itu, posisi beli dengan target di 1,3916 dan lebih tinggi tetap relevan ketika harga berada di atas rata-rata pergerakan. Jika harga berada di bawah garis moving average, posisi jual dengan target di 1,3477 dan 1,3428 dapat dipertimbangkan berdasarkan pertimbangan teknikal. Dalam beberapa minggu terakhir, mata uang Inggris telah menguat, dan faktor geopolitik kian berkurang pengaruhnya terhadap pasar.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.