Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Uji harga di 158,53 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari level nol, yang mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk membeli dolar. Akibatnya, pasangan ini naik sebanyak 40 pip.
Dolar AS menunjukkan kenaikan yang tegas terhadap yen. Data kemarin yang menunjukkan kenaikan 0,3% pada Indeks Harga Konsumen (CPI) AS mendorong kelanjutan penguatan USD/JPY menuju level 159, di mana Bank of Japan biasanya dapat melakukan intervensi dalam proses pembentukan harga. Level ini sudah lama menjadi fokus bank sentral, yang berulang kali menyiratkan kesiapan untuk mengambil langkah-langkah guna menahan pelemahan berlebihan mata uang nasional.
Laju inflasi di Amerika Serikat, meskipun dalam laju yang moderat, memicu ekspektasi terkait langkah lanjutan Federal Reserve. Pasar menilai kemungkinan suku bunga AS tetap tinggi lebih lama, sehingga menciptakan kondisi yang mendukung penguatan dolar.
Namun, ketika pasangan ini mendekati level 159, hal tersebut dapat mendorong Bank of Japan untuk meningkatkan intervensinya. Secara historis, level-level seperti ini menjadi sinyal bagi otoritas Jepang untuk menjual dolar dan membeli yen demi menstabilkan nilai tukar. Jika terjadi intervensi dari regulator, dapat diharapkan pembalikan tren yang tajam dan koreksi turun.
Terkait strategi intraday, saya akan tetap mengandalkan realisasi skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik entri di sekitar 159,20 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 159,67 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159,55, saya berencana menutup posisi beli dan segera melakukan penjualan pada pantulan (dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Akan lebih baik untuk kembali melakukan pembelian pada saat koreksi dan penurunan signifikan USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 158,98 saat indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang ini dan memicu pembalikan kenaikan di pasar. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 159,20 dan 159,55.
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah terjadi uji ulang level 158,98 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 158,72, di mana saya berniat menutup posisi jual dan segera berbalik melakukan pembelian (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Lebih baik melakukan penjualan sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 159,20 saat indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang ini dan memicu pembalikan penurunan di pasar. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 158,98 dan 158,72.
Penting: Trader pemula di pasar forex harus mengambil keputusan entri dengan sangat hati-hati. Sebaiknya tidak masuk pasar menjelang rilis laporan fundamental penting untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading saat rilis berita, selalu pasang order Stop Loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang Stop Loss, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen risiko dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat itu pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.