Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Uji harga di 157.19 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak di atas level nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Namun, setelah pasangan ini naik 20 pip, potensi kenaikan pun habis.
Data ketenagakerjaan ADP yang dirilis sehari sebelumnya gagal menguatkan mata uang Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar saat ini lebih berfokus pada peristiwa geopolitik. Setiap eskalasi operasi militer dapat memicu fluktuasi tajam di pasar komoditas, terutama di pasar energi, yang pada gilirannya akan memengaruhi proyeksi inflasi dan strategi kebijakan moneter banyak bank sentral. Dalam kondisi seperti ini, dolar AS akan tetap diminati—terutama terhadap yen Jepang. Pelaku pasar kemungkinan dapat memanfaatkan koreksi terbaru pada pasangan ini untuk menambah posisi beli, sehingga pembelian USD/JPY menjadi lebih disukai dalam kondisi saat ini.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini jika titik entry berada di sekitar 157.19 (garis hijau pada chart), dengan target pergerakan ke 157.60 (garis hijau yang lebih tebal pada chart). Di sekitar 157.60, saya berencana menutup posisi buy dan melakukan sell kembali, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip dari titik entry. Sebaiknya kembali melakukan buy pada pair ini saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum melakukan pembelian, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 156.98 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pair dan berpotensi memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan ke level berlawanan di 157.19 dan 157.60 bisa diharapkan.
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 156.98 ditembus (garis merah pada chart), yang akan memicu penurunan tajam pada pair. Target utama bagi penjual adalah level 156.67, di mana saya berencana menutup posisi sell dan segera melakukan buy kembali (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Lebih baik melakukan sell sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum melakukan penjualan, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 157.19 ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pair dan berpotensi memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan ke level berlawanan di 156.98 dan 156.67 bisa diharapkan.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.