Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Uji harga pada 154,94 terjadi ketika indikator MACD telah naik cukup jauh dari level nol, yang membatasi potensi kenaikan dolar. Uji kedua pada 154,94 bertepatan dengan posisi MACD di area overbought, sehingga memicu penerapan skenario jual #2 untuk dolar, namun pasangan tersebut tidak mengalami penurunan.
Yen Jepang terus mengalami penurunan nilai terhadap dolar AS dan sangat dipengaruhi oleh data terkait pasar tenaga kerja di AS. Laporan yang dirilis, termasuk informasi mengenai klaim tunjangan pengangguran, menunjukkan hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan, yang pada gilirannya memperkuat nilai dolar dan memberi tekanan tambahan pada yen. Ini semakin memperburuk tren penurunan nilai mata uang Jepang yang telah tampak sepanjang minggu ini. Para investor, yang mengandalkan data ekonomi AS yang positif, mengalihkan dana mereka ke aset-aset yang ada di AS, yang biasanya mendorong penguatan dolar terhadap yen. Pergerakan ini mencerminkan perbedaan dalam kebijakan moneter dan pandangan ekonomi antara kedua negara.
Data hari ini, yang menunjukkan penurunan indeks harga konsumen di Jepang menjadi 1,5%, semakin memperkuat argumen bagi Bank of Japan untuk bersikap lebih hati-hati terkait kenaikan suku bunga, sehingga memberi tambahan tekanan pada yen. Dorongan deflasi yang tiba-tiba ini, berbeda dari prediksi para analis, menyoroti kompleksitas kondisi ekonomi Jepang dan menempatkan bank sentral dalam situasi sulit—yakni menemukan keseimbangan antara pengendalian inflasi dan dukungan untuk pertumbuhan ekonomi yang masih rentan.
Turunnya inflasi menjadi 1,5%, jauh di bawah sasaran Bank of Japan yang berada di angka 2%, menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan pemulihan ekonomi Jepang. Selama tekanan inflasi tetap lemah, setiap langkah pengetatan dalam kebijakan moneter yang agresif berpotensi menghambat konsumsi dan investasi, sehingga mengancam pencapaian yang telah didapatkan. Akibatnya, ini meningkatkan tekanan negativ terhadap yen, karena suku bunga yang rendah menjadikan yen kurang menarik bagi para investor asing dibandingkan dengan aset yang ada di negara-negara dengan imbal hasil yang lebih tinggi.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.