Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Indeks saham ditutup menguat kemarin. S&P 500 naik 0,56%, Nasdaq 100 bertambah 0,78%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,26%.
Saham-saham di AS mengalami penguatan dan suasana positif ini juga berlanjut ke pasar Asia, sementara obligasi Treasury menunjukkan pelemahan setelah pernyataan hati-hati dari The Fed dalam risalah pertemuan bulan Januari dan data ekonomi AS yang solid membuat para pelaku pasar mengurangi harapan terkait pemangkasan suku bunga secara signifikan tahun ini. Imbal hasil untuk obligasi 10 tahun meningkat menjadi sekitar 4,08%, sedangkan imbal hasil obligasi dengan tenor dua tahun, yang lebih responsif terhadap kebijakan The Fed, juga naik ke level tertinggi dalam satu minggu sekitar 3,46%.
Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, risalah FOMC dari bulan Januari menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan kembali mengekspresikan keprihatinan mengenai inflasi. Beberapa pejabat menyatakan bahwa The Fed mungkin perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga lagi jika inflasi tetap lebih tinggi dari target 2%.
BNP Paribas menyatakan bahwa risalah tersebut mendukung pandangan mereka bahwa kemungkinan pemangkasan suku bunga tahun ini kecil. Bank itu juga menambahkan bahwa meskipun kemungkinan tekanan disinflasi akan muncul pada paruh kedua tahun ini, inflasi masih jauh di atas 2% dan tidak ada kepastian bahwa The Fed akan mengurangi suku bunga di akhir tahun.
Kendati demikian, banyak pelaku pasar masih memproyeksikan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Serangkaian data AS yang dirilis selama sesi perdagangan memperkuat pandangan bahwa perekonomian tetap tangguh: produksi industri pada Januari mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam hampir satu tahun, pesanan peralatan bisnis untuk Desember melampaui perkiraan, dan housing starts mencapai level tertinggi dalam lima bulan.
Untuk analisis teknikal S&P 500, tujuan utama pembeli adalah menembus level resistensi terdekat di $6.896. Hal ini akan mengonfirmasi potensi kenaikan lanjutan dan membuka jalan menuju $6.914. Bertahan di atas $6.930 akan semakin memperkuat posisi bullish. Di sisi bawah, pembeli harus mempertahankan area $6.883. Penembusan di bawah level tersebut dapat dengan cepat mendorong instrumen kembali ke $6.871, yang bisa membuka jalan menuju $6.854.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.