Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Data penjualan ritel AS yang lemah kembali memicu kekhawatiran tentang kondisi perekonomian dan mendorong para investor keluar dari saham sektor jasa keuangan. Hal ini memicu penurunan pada S&P 500, meskipun para optimis menegaskan bahwa ini hanyalah rotasi aset yang normal.
Sementara itu, aktivitas pasar mencetak rekor: rata-rata nilai transaksi harian pada Januari mencapai $1,03 triliun — 50% lebih tinggi dibandingkan setahun sebelumnya — dan perputaran saham menyentuh rekor 19 miliar saham per hari. Terlepas dari sinyal peringatan dari lemahnya penjualan ritel Desember, analis UBS masih memproyeksikan S&P 500 akan mencapai 7.300 pada Juni dan 7.700 pada Desember, dengan bertaruh pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan laba korporasi yang kuat. Ikuti tautan untuk detailnya.
Ketidakpastian mendominasi pasar saham: optimisme sebelumnya terhadap sektor AI kini berubah menjadi kegelisahan. Para investor khawatir teknologi baru dapat menggantikan seluruh industri dan mulai menjual saham perusahaan jasa keuangan dan layanan digital. Bank-bank besar juga berada di bawah tekanan. Saham Bank of America, JP Morgan, dan Citigroup turun lebih dari 2%, sehingga meningkatkan volatilitas di S&P 500.
Meskipun pasar tenaga kerja AS menunjukkan kekuatan — jumlah pekerjaan meningkat, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% — perkembangan ini justru merugikan pasar saham. Harapan akan pemangkasan suku bunga Fed yang cepat memudar: probabilitas pelonggaran pada bulan April turun dari 42% menjadi 22%. Kabar "baik" seperti ini kini dibaca secara negatif — para investor khawatir siklus penurunan suku bunga akan tertunda dan pasar akan dibiarkan tanpa dukungan kebijakan. Ikuti tautan ini untuk informasi lebih lanjut.
Pada Januari 2026, perekonomian AS menambah 130 ribu pekerjaan nonpertanian, sekitar dua kali lipat dari konsensus dan beberapa kali lebih besar dibandingkan angka Desember. Lonjakan ini merupakan yang terbesar sejak akhir 2024 dan sangat kontras dengan revisi turun terhadap data 2025. Data terbaru tersebut secara signifikan menguatkan dolar dan menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Dampaknya diperkuat oleh keputusan The Fed untuk menghentikan sementara penurunan suku bunga dan oleh keterlambatan publikasi laporan akibat penutupan sebagian pemerintahan. Rilis Januari besamaan dengan revisi tahunan dari Biro Statistik Ketenagakerjaan dan menjadi sinyal makro yang penting berlawanan dengan perlambatan sebelumnya yang tercermin dalam indikator akhir 2025 — aktivitas yang lebih lemah dan penurunan lowongan kerja. Ikuti tautan ini untuk detail lebih lanjut.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.