Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pengujian harga 157.82 bertepatan dengan saat indikator MACD baru mulai bergerak di atas tanda nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk membeli dolar. Akibatnya, pasangan ini naik sebesar 30 pips.
Nonfarm payrolls di Amerika Serikat hanya bertambah 50. 000, yang lebih rendah dari yang diprediksi oleh para ekonom, namun tingkat pengangguran berkurang menjadi 4,4%, yang menyebabkan dolar menguat sedikit terhadap yen. Perbedaan dalam data ekonomi ini menimbulkan berbagai komentar analitis. Di satu sisi, pasar menilai penurunan angka pengangguran sebagai tanda positif yang menunjukkan ketahanan ekonomi AS; di sisi lain, data ketenagakerjaan yang lemah menimbulkan kekhawatiran mengenai kekuatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dengan tidak adanya laporan penting dari Jepang dan sementara jeda dalam pernyataan dari pihak Bank of Japan, dolar berpotensi terus menguat terhadap yen hingga para pembuat kebijakan kembali mengungkapkan keprihatinan mengenai kelemahan mata uang tersebut.
Terkait strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga mencapai titik masuk sekitar 158.16 (garis hijau pada grafik), dengan target di 158.59 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 158.59, saya berencana keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan 30–35 pip ke arah sebaliknya dari level tersebut). Sebaiknya kembali membeli pasangan ini pada saat koreksi dan penurunan signifikan. Penting: sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas tanda nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY jika ada dua kali pengujian berturut-turut di 157.96 sementara MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke atas. Harapkan pergerakan menuju level sebaliknya 158.16 dan 158.59.
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hanya setelah terjadi penembusan di bawah 157.96 (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat. Target utama bagi penjual adalah 157.63, di mana saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan balik 20–25 pip dari level tersebut). Lebih baik menjual pada harga tertinggi yang mungkin. Penting: sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah tanda nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY jika ada dua kali pengujian berturut-turut di 158.16 sementara MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke bawah. Harapkan penurunan ke level sebaliknya, 157.96 dan 157.63.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.