Tim kami memiliki lebih dari 7.000.000 trader!
Setiap harinya kami bekerja sama untuk meningkatkan trading. Kami memperoleh hasil tinggi dan terus bergerak maju.
Pengakuan dari jutaan trader diseluruh dunia merupakan apresiasi terbaik dari kerja kami! Anda membuat pilihan anda dan kami akan melakukan semua yang dibutuhkan untuk memenuhi ekspektasi anda!
We are a great team together!
InstaSpot. Bangga bekerja bersama anda!
Seorang Aktor, juara 6 turnamen UFC dan pahlawan sesungguhnya!
Pria yang berhasil. Pria yang berusaha keras.
Rahasia dibalik kesuksesan Taktarov adalah pergerakan konstan menuju target.
Tunjukkan seluruh sisi dari bakat anda!
Temukan, coba, gagal - namun jangan pernah berhenti!
InstaSpot. Cerita sukses anda dimulai disini!
Setelah terkonsolidasi di atas $93 sejak awal pekan di sekitar level Fibonacci 50%, USD/OIL kembali menguat dengan momentum yang solid dan sempat mencapai area $99,48 per barel pada sesi awal trading Eropa.
Secara teknikal, tampak adanya koreksi di bawah $100 menuju $96,50, yang berada di sekitar level Fibonacci 61,8%. Kami juga mengamati adanya rebound teknikal, tetapi harga minyak mentah tampak mulai kesulitan untuk melanjutkan kenaikan, sehingga membuka peluang yang menarik untuk posisi jual.
Jika minyak mentah mencapai resistance kuat di $100 di sekitar garis Murray 8/8 dan mendapat penolakan yang kuat dalam beberapa jam ke depan, hal ini dapat dianggap sebagai sinyal untuk membuka posisi jual dengan target di level Fibonacci 61,8% sekitar $96,50 dan di area 21 SMA sekitar $94,59.
Pada grafik H4, kita dapat melihat garis retracement Fibonacci, yang sempat ditembus minyak mentah di level 61,8% selama sesi Asia ketika mendekati $100. Jika minyak mentah melakukan konsolidasi di bawah level Fibonacci 61,8%, hal ini bisa dianggap sebagai sinyal yang jelas untuk aksi jual dalam beberapa hari mendatang.
Indikator Eagle memberikan sinyal negatif, sehingga kita dapat mempertimbangkan penjualan di sekitar $99,50 atau di bawah area tersebut dengan target di $96 dan akhirnya di 21 SMA.
Pada 17 April, minyak mentah meninggalkan gap, dan gap ini berpotensi tertutup apabila harga minyak mentah turun di bawah $95 dan menembus dengan tegas kanal tren naik; dalam skenario tersebut, harga dapat menguji EMA 200 hari di sekitar $90 dan pada akhirnya berpotensi melemah hingga $83.
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.
Tinjauan analitis InstaSpot akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaSpot, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.