Legenda tim InstaSpot!
Legenda! Anda pikir legenda adalah retorika yang bombastis? Lalu, bagaimana menyebut seorang pria, seorang Asia pertama yang memenangkan kejuaraan catur dunia junior pada usia 18 tahun, dan yang menjadi Grandmaster India pertama pada usia 19 tahun? Itulah awal perjalanan yang sulit dalam meraih gelar Juara Dunia bagi Viswanathan Anand, pria yang menjadi bagian dari sejarah catur untuk selamanya. Sekarang, satu lagi legenda masuk ke dalam tim InstaSpot!
Borussia merupakan salah satu klub sepakbola paling terkenal di Jerman, yang telah berulang kali membuktikan pada para penggemarnya: semangat kompetisi dan kepemimpinan pasti akan mengarah pada kesuksesan. Lakukan trading dengan cara yang sama seperti para profesional olahraga: percaya diri dan aktif. Gunakan "kunci" dari Borussia FC dan jadilah yang terdepan bersama InstaSpot!
Pada hari Selasa, data dari Konfederasi Industri Inggris menunjukkan bahwa produsen Inggris memperkirakan bahwa produksi akan naik pada kuartal pertama 2024 dan ekspektasi harga jual mencapai titik terlemah dalam dua tahun pada bulan Desember.
Survei Tren Industri terbaru mengungkapkan bahwa volume produksi tidak berubah dalam tiga bulan hingga Desember, yang naik dari -17% dalam tiga bulan hingga November.
Saldo pesanan baru meningkat ke -23% pada bulan Desember dari -35% pada periode sebelumnya. Di saat yang sama, neraca buku pesanan ekspor mencatat -23%, naik dari -31% pada bulan sebelumnya.
Ekspektasi untuk inflasi harga jual rata-rata tidak banyak berubah pada bulan Desember. Indeks yang sesuai berada di +7% dibandingkan +11% dalam tiga bulan hingga November. Ekspektasi harga jual merupakan yang terlemah bersama sejak Februari 2021 bersama dengan pembacaan Oktober 2023.
"Produsen Inggris tampaknya telah mengakhiri tahun ini dengan pijakan yang stabil dengan hasil Desember hanya yang kedua tahun ini yang tidak menunjukkan penurunan aktivitas," ujar Anna Leach, Wakil Kepala Ekonom CBI.
Leach mengatakan bahwa lingkungan manufaktur Inggris kemungkinan akan tetap menantang, dengan pertumbuhan global yang akan tetap lemah pada tahun depan.
"Suku bunga yang tinggi akan terus membebani pengeluaran rumah tangga, sekaligus menambah biaya bisnis," ujar Leach. "Dan inflasi domestik yang tinggi serta pertumbuhan upah yang kuat menunjukkan bahwa penurunan suku bunga Inggris masih jauh."